Probolinggo,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) terus berupaya meningkatkan pelayanan dengan memberlakukan retribusi masuk wisata Gunung Bromo secara online.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni menggelar sosialisasi dengan menggandeng operator jip dan agen travel. Pembelian retribusi secara online menjadi langkah penting dalam transformasi digital sektor pariwisata di kawasan Bromo.

“Dengan upaya ini, para sopir jip hingga agen travel dapat memberikan edukasi kepada pengunjung atau wisatawan terkait pembelian retribusi atau tiket secara online serta mengawal transisi dari sistem manual ke digital agar berjalan lancar,” kata Kepala Disporapar Kabupaten Probolinggo, Heri Mulyadi, Selasa (12/5/26).

Dengan penerapan sistem retribusi online, menurut Heri, diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan, dan memperlancar arus kunjungan wisatawan. Selain itu, untuk memastikan perjalanan menuju destinasi wisata berlangsung tertib, lancar dan tepat waktu.

Uji coba retribusi online ini dijadwalkan berlangsung pada tanggal 15 Mei 2026. Oleh karenanya, dibutuhkan membutuhkan dukungan penuh dari seluruh pelaku wisata Bromo.

“Kami berharap uji coba ini dapat berjalan lancar, sukses, dan memberikan manfaat bagi peningkatan tata kelola pariwisata di Kabupaten Probolinggo,” imbuh Heri.

Sebelumnya, pada tanggal 11-12 April 2026, Pemkab Probolinggo melalui Disporapar telah melakukan uji coba retribusi online selama dua hari.

Penerapan retribusi online tidak hanya memberikan kemudahan bagi wisatawan saat melakukan pembayaran, tetapi juga berperan dalam mengatur arus kunjungan agar lebih rapi, tertib, dan mudah dikendalikan. (*)

Editor: Mohamad S

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.