Jember,- Bupati Jember, Muhammad Fawait menyebut bahwa pemerintah daerah tengah mengupayakan penurunan harga tiket wisata Pantai Papuma, yang terletak di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember.
Ia menegaskan, langkah tersebut dapat tercapai dalam bulan ini, menyusul banyaknya keluhan warga terkait tingginya tarif masuk kawasan wisata tersebut.
“Target kami, mudah-mudahan di bulan ini, sudah ada kejelasan. Harga tiket Papuma harus turun, tidak boleh mahal lagi,” ucap Fawait dalam agenda Gus’e Menyapa, di Lapangan Kecamatan Balung beberapa waktu lalu.
Selain penyesuaian tarif dari Rp25 per orang menjadi lebih rendah, Fawait juga menekankan pentingnya penataan ulang pintu masuk kawasan Papuma. Bahkan wisata Watu Ulo juga akan ditata ulang.
Ia menilai dua destinasi tersebut seharusnya terintegrasi dalam satu akses agar pengelolaan lebih efektif.
Pada kesempatan terpisah, Fawait menyampaikan langkah tegas yang ia siapkan jika harga tiket tak kunjung diturunkan. Ia mengaku, akan menutup akses jalan menuju Papuma.
“Kalau tetap tidak murah, saya tutup jalan kesana,” ancam eks anggota DPRD Jawa Timur ini.
Fawait juga mengaitkan keberhasilan upaya penurunan harga tiket tersebut dengan masa depan politiknya.
Ia menyatakan akan absen pada Pemilihan Bupati (Pilbup) Jember mendatang, apabila ia gagal memperjuangkan tarif yang lebih murah bagi masyarakat.
“Kalau saya tidak bisa membuat murah, saya tidak mau maju lagi pada pemilihan Bupati selanjutnya,” ucapnya.
Menurut Fawait, keterjangkauan tarif wisata Papuma penting dalam mendukung pergerakan ekonomi lokal.
Ia menilai, harga yang lebih ramah di kantong akan meningkatkan kunjungan dan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat.
“Ini bukan hanya berbicara dari satu sektor, tapi multiplier effect. Ketika harganya murah, akan banyak orang datang ke Jember dan tentunya menggerakkan ekonomi di sekitar wilayah Papuma dan Jember secara umum,” tutupnya. (*)













