MAYANGAN-PANTURA7.com, Objek wisata dan vital yang dibuka sejak memasuki masa adaptasi kenormalan baru (AKB) di Kota Probolinggo kembali menjadi perhatian Satgas Covid-19. Soalnya dikhawatirkan tempat-tempat yang banyak dikunjungi warga itu menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

Satgas memantau kenyamanan dan keamanan pengunjung di tempat-tempat wisata dan objek vital. Pengunjung diminta menerapkan protokol kesehatan seperti, memakai masker. Sisi lain, pengelola tempat wisata dan objek vital diminta menyediakan tempat cuci tangan hingga hand sanitizer.

“Dengan menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menyediakan hand sanitizer dan tempat cuci tangan akan mempersempit penyebaran Covid-19,” kata Kapolsek Mayangan, Kapolsek Mayangan Kompol Bambang Ponco Utomo, Minggu (18/10/2020).

Kapolsek mengaku, bersama Tim Satgas Covid tetap akan melakukan strategi “gas dan rem”. Artinya, penyebaran Covid-19 di tempat wisata akan terjadi, apabila dalam pengelolannya pengunjung tidak dibatasi jumlahnya dan tidak disediakannya sarana kesehatan didalamnya.

Jika ada penularan maka harus menerapkan sistem 3T yaitu tracing, testing dan treatment supaya diketahui sumber penularan dan penyebaran.

“Tadi saat masuk wilayah PPP Mayangan Probolinggo saya terkesima dengan adanya protokol kesehatan berlapis, di antaranya banyak sekali ditemukan tempat cuci tangan juga pengunjung yang pakai masker,” katanya.

Kepala Syahbandar Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Mayangan, Arif Wahyudi mengatakan, pihaknya membatasi jumlah pengunjung yang masuk pelabuhan. Selain itu objek vital milik Dinas Perikanan dan Kelautan, Pemprov Jatim itu juga dilengkapi ruang isolasi yang dilengkapi dengan tenaga medis lengkap dengan alat pelindung diri (APD) mulai masker hingga google glass.

Salah satu pengunjung PPP Mayangan, Arik mengatakan, diperiksa ketat ketika memasuki pelabuhan di Kelurahan Mayangan, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo. “Saya mendukung langkah ketat tersebut demi kesehatan kita bersama,” katanya. (*)

Baca Juga  Sejak Pandemi, Ada 346 Janda-Duda di Probolinggo

Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Rizal Wahyudi