PROBOLINGGO-PANTURA7.com, Pasca terbakarnya Tempat Ibadat Tri Dharma (TITD) atau Klenteng Sumber Naga, pertengahan Mei lalu, praktis para jemaat menggunakan tempat ibadah sementara. Tak terlalu besar, namun tak menyurutkan mereka beribadat secara khidmat.

Saat PANTURA7.com mendatangi klenteng, Minggu (14/7) siang, tak ada kegiatan khusus di tempat ibadah yang menaungi agama Budha, Tao, dan Konghucu itu. Namun tempat ibadat berusia 150 tahun itu, masih dipadati para jemaah.

Untuk beribadah, pengelola memberikan ruangan sederhana di belakang. Tak terlalu besar namun cukup membuat jemaah nyaman saat beribadat. Beberapa patung dewa masih utuh meski tidak semuanya.

Seorang jemaah sedang beribadah ditempat sementara. (Foto : Rahmad Soleh).

Seperti yang dilakukan Sherlyn, dara cantik yang masih duduk di bangku SMA ini merasa nyaman meski di tempat sementara. Ia merasa tak terpengaruh meski ruang ibadat utama terbakar.

“Meski menggunakan tempat ibadat sementara sebenarnya tidak terganggu. Karena tempatnya cukup nyaman,” kata siswi SMAK Mater Dei ini.

Ia pun berharap ruangan ibadat utama bisa segera diperbaiki. Sehingga untuk acara besar bisa lebih nyaman.

Sementara itu Ketua II TITD, Erfan Sudjianto mengatakan, saat ini pihaknya masih menanti perkembangan dari Pemkot Probolinggo untuk soal renovasi. Rencananya, Selasa depan akan diundang Pemkot Probolinggo bertemu tim inti.

“Ini kan selasa depan akan diundang lagi. Cuma belum tau tentang apa dan siapa saja tim inti itu kami belum tahu. Rencana kami menanyakan itu,”singkatnya.

Seperti diketahui, Klenteng Sumber Naga terbakar hebat pada Sabtu (18/5/2019) lalu. Sumber api diduga berasal dari lilin yang tumpah lalu mengenai kain, sehingga menyulut kobaran api. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. (*)

 

Penulis : Rahmad Soleh
Editor: Ikhsan Mahmudi

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here