PROBOLINGGO-PANTURA7.com, Banjir bandang dan longsor yang menyapu wilayah Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, menyita perhatian berbagai pihak. Bahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, akan membantu penanganan bencama alam yang merenggut dua korban tersebut.

Kepala BPBD Kabupaten Probolinggo, Anung Widjiarto menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan BPBD Jatim soal bencana alam yang menerjang 4 deaa itu. Hasilnya, BPBD Jatim akan membantu penanganan pasca bencana, dalam beberapa hari kedepan.

“BPBD Jatim siap untuk diajak soal penanganan pasca bencana alam di Tiris. Oleh karena itu, kami akan segera menindaklanjuti hal tersebut,” kata Anung, Rabu (12/12/2018).

Beberapa langkah penting yang perlu dilakukan pasca bencana diantaranya pembersihan materiak banjir, pembangunan kembali jembatan putus serta aliran sungau hulu pekalen yang saat ini sudah sangat dangkal.

“Kami juga sudah menerjunkan alat berat untuk membersihkan material longsor dari badan jalan. Tentu banyak yang musti dilakukan, akibat dampak dari bencana banjir bandang dan longsor ini,” lanjutnya.

Anung juga menghimbau, agar masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaannya saat musim pancaroba seperti saat ini. “Segeralah mencari tempat yang dirasa lebih aman. Sekiranya masyarakat bisa waspada akan bencana banjir dan longsor saat terjadi hujan deras,” himbaunya.

Diberitakan sebelumnya, pada Senin (10/12/2018) petanh, terjadi banjir bandang dan longsor yang mengakibatkan 63 rumah rusak, 7 jembatan penghubung antar desa hancur dan dua warga Desa Andung Biru. (*)

 

 

Penulis : Moh Ahsan Faradies

Editor : Efendi Mujamm

Advertisement

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *