Jember,- Kereta Api Lokal Pandanwangi masih menjadi moda transportasi favorit masyarakat di wilayah tapal kuda.

Sepanjang Januari hingga April 2026, layanan kereta lokal rute Jember–Banyuwangi tersebut mencatatkan sebanyak 371.595 penumpang.

Tingginya jumlah penumpang menunjukkan KA Pandanwangi tetap diminati masyarakat karena tarifnya yang terjangkau.

Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan, KA Lokal Pandanwangi memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Jember hingga Banyuwangi.

“KA Lokal Pandanwangi menjadi transportasi favorit masyarakat karena tarifnya yang ekonomis serta mampu menghubungkan berbagai daerah strategis di sepanjang lintas Jember hingga Banyuwangi,” ujar Cahyo, Senin (11/5/26).

Menurutnya, keberadaan KA Pandanwangi tidak hanya menunjang aktivitas harian masyarakat seperti bekerja, sekolah, dan bisnis, tetapi juga mendukung sektor pariwisata di kawasan tapal kuda.

Selama periode Januari hingga April 2026, KA Pandanwangi beroperasi sebanyak empat perjalanan pulang pergi setiap hari.

Dari jumlah tersebut, Stasiun Jember menjadi titik keberangkatan penumpang tertinggi dengan 143.523 penumpang, disusul Stasiun Banyuwangi Kota sebanyak 59.770 penumpang.

Sementara untuk kedatangan, Stasiun Jember melayani 139.309 penumpang dan Stasiun Banyuwangi Kota sebanyak 62.124 penumpang.

Cahyo menilai tingginya angka tersebut menjadi bukti bahwa masyarakat semakin mempercayai layanan kereta api lokal sebagai pilihan transportasi yang aman, nyaman, dan ekonomis.

KA Pandanwangi juga menjadi akses penting menuju sejumlah destinasi wisata unggulan di Jember dan Banyuwangi.

Kepadatan penumpang pun kerap terjadi terutama pada akhir pekan dan musim libur panjang.

Daop 9 Jember mengimbau masyarakat melakukan pemesanan tiket lebih awal untuk menghindari kehabisan tiket.

Apabila tiket KA Pandanwangi pagi dengan keberangkatan pukul 05.10 WIB habis, masyarakat dapat menggunakan KA Sangkuriang yang berangkat pukul 04.40 WIB.

Sedangkan perjalanan sore dari Stasiun Ketapang pukul 18.45 WIB, penumpang dapat memilih alternatif menggunakan KA Ijen Ekspres dengan jadwal keberangkatan pukul 19.30 WIB.

“Kami mengajak seluruh pelanggan untuk selalu mengecek jadwal perjalanan dan melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi lainnya agar perjalanan lebih aman, nyaman, dan terencana,” tutup Cahyo. (*)

Editor: Mohammad S

Advertisement

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.