Pasuruan – Seorang siswa sekolah dasar di Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di Puskesmas Nguling.
Korban berinisial RGA (10), warga Desa Watuprapat, diduga mengalami gangguan lambung usai mengonsumsi mie instan pedas dan minuman bersoda dalam kondisi perut kosong.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat (8/5/2026). Sebelumnya, korban masih mengikuti kegiatan belajar di SDN 3 Watuprapat pada Kamis (7/5/2026) pagi.
Saat pelajaran olahraga sekitar pukul 09.00 WIB, korban mengaku lapar lantaran belum sempat sarapan sebelum berangkat ke sekolah. Korban kemudian membeli mie instan pedas dan minuman bersoda di sekitar lingkungan sekolah.
Tak lama setelah mengonsumsi makanan dan minuman tersebut, korban mulai mengeluhkan mual dan pusing. Kondisinya membuat pihak sekolah memulangkan korban ke rumah.
“Korban sempat mengeluh mual dan pusing setelah makan mie instan pedas dan minum soda saat perut masih kosong,” ujar Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaedi, Sabtu (9/5/2026).
Setibanya di rumah, ibu korban langsung menghubungi ayah korban yang saat itu berada di Surabaya. Keluarga kemudian membawa korban ke Puskesmas Nguling untuk mendapatkan penanganan medis.
Korban tiba di puskesmas sekitar pukul 12.00 WIB dan langsung mendapat perawatan. Karena kondisinya membutuhkan penanganan lebih lanjut, korban akhirnya menjalani rawat inap.
Namun kondisi korban terus menurun hingga pada Jumat sekitar pukul 06.00 WIB, pihak medis menyatakan korban meninggal dunia.
Polisi yang menerima laporan kemudian melakukan pemeriksaan awal. Dari hasil pengecekan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Pemeriksaan sementara tidak menemukan luka maupun tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan awal korban mengalami gangguan asam lambung setelah mengonsumsi makanan pedas dan minuman bersoda sebelum sarapan,” pungkas Junaedi. (*)













