Jember,- Retakan jalan sepanjang sekitar 30 meter ditemukan di jalur nasional Gunung Gumitir, tepatnya di KM SBY 230+950, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember bersama sejumlah instansi telah melakukan penanganan untuk mengantisipasi potensi longsor menjelang musim hujan.

Kepala BPBD Jember Edi Budi Susilo mengatakan, retakan tersebut pertama kali dilaporkan masyarakat dan relawan pada 5 Oktober 2026.

BPBD bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali kemudian melakukan asesmen di lokasi.

Hasil asesmen menunjukkan terdapat retakan ringan sepanjang kurang lebih 30 meter pada permukaan aspal di titik tikungan dan superelevasi,” ujar Edi, Senin (12/10/26).

Retakan berada di lajur kanan dari arah Jember menuju Banyuwangi, dengan jarak sekitar 2 hingga 2,5 meter dari tebing dan batas bahu jalan.

Petugas juga menemukan pohon beringin di lereng yang dikhawatirkan memperparah gerusan tanah saat musim hujan, terutama ketika kendaraan bertonase berat melintas.

Pada 8 Oktober, BPBD Jember menggelar rapat koordinasi bersama organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi terkait untuk menentukan langkah penanganan.

Rapat tersebut merekomendasikan pemangkasan ranting pohon beringin, pemasangan papan imbauan, serta perbaikan jalan dan pengamanan lereng.

BBPJN telah melakukan penutupan retakan (sealing) dan pengaspalan ulang (overlay) pada ruas jalan sepanjang sekitar 30 meter.

Sebagai penanganan sementara, petugas juga memasang karung pasir (sandbag) dan terpal pada bagian lereng yang mengalami gerusan tanah.

Penanganan dilanjutkan pada Sabtu (10/10/26) melalui pemangkasan ranting pohon beringin.

Kegiatan berlangsung pukul 08.00 hingga 11.30 WIB dengan melibatkan BPBD Jember, BBPJN, Satlantas Polres Jember, Dinas Perhubungan, Dinas PUPR, Perhutani, Cabang Dinas Kehutanan Jawa Timur Wilayah Jember, Forkopimca Silo, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan relawan.

BPBD menyatakan seluruh rekomendasi teknis hasil rapat koordinasi telah dilaksanakan. Banner peringatan juga dipasang sebelum titik retakan untuk meningkatkan kewaspadaan pengguna jalan.

Pemangkasan pohon dilakukan untuk mengurangi risiko kerusakan jalan akibat kondisi vegetasi di sekitar lereng saat curah hujan meningkat.

BPBD Jember mengimbau pengendara yang melintasi jalur Gunung Gumitir agar berhati-hati, terutama ketika hujan deras.

Pengguna jalan diminta memperhatikan rambu dan banner peringatan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi potensi gerusan tanah maupun perkembangan retakan. (*)


Editor: Elha Hidayat

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.