PROBOLINGGO-PANTURA7.com, Hiu paus (whale shark) yang terjebak di kanal air (water intake) Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton, Kabupaten Probolinggo akhirnya berhasil dilepasliarkan ke laut.

Pelepasan memakai kolaborasi strategi yang sudah diatur sebelumnya. Hasilnya, ternyata lebih cepat daripada yang sudah ditargetkan lima hari oleh Tim Evakuasi Rescue Whale Shark. Pada hari ke empat, hiu paus atau hiu tutul itu berasih digiring menuju laut lepas.

Ketua I Tim Evakuasi Rescue Whale Shark, Letkol. (Inf) Imam Wibowo mengatakan, proses pelepasan hiu paus hanya membutuhkan waktu kurang lebih selama 1-2 jam. Caranya, mamalia laut itu digiring untuk masuk ke jaring yang sudah disiapkan.

“Jam satu siang dimulai proses pemancingan hiu untuk masuk ke jaring yang sudah dirancang khusus oleh tim Satu jam kemudian tepatnya jam dua, hiu berhasil kami bawa sejauh satu mil ke lautan lepas,” kata Imam Wibowo, Kamis (19/9).

Pelepasan hiu, kata Dandim 0820 Probolinggo ini, menghadapi tiga kendala. Satu diantaranya, alat utama sistem senjata (Alutsista) yang tidak terlalu memadai.

“Alutsista kami tidak bisa masuk ke kanal. Kedua, kondisi arus sangat deras karena ada tujuh penghisap mesin pendingin. Sehingga kita harus menyejajarkan jaring dengan laut dengan teknik tertentu,” ujarnya.

Saat pelepasliaran tersebut, lanjut Imam, kondisi satwa berstatus jinak (indangeraous) dan hampir punah ini dalam keadaan sehat. Sehingga tim evakuasi sempat kesulitan untuk mengendalikan hiu hingga terbawa ke lautan.

“Setelah hiu masuk ke jaring khusus, kita lanjutkan dengan penanganan secara ramah dan aman sehingga kondisi hiu dapat kita bebaskan dalam keadaan sehat. Apalagi di kanal juga banyak plankton, jadi hiu dalam keadaan bugar,” kata Dandim

Diketahui sebelumnya, mamalia langka ini masuk ke kanal air PLTU pada Kamis (12/9) lalu, Ini bukan peristiwa kali pertama. Pada Februari 2015 silam, juga terjadi hal serupa dengan ukuran hius paus lebih besar, yakni 14 meter. (*)

 

Penulis: Moh. Ahsan Faradies

Editor: Ikhsan Mahmudi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here