Probolinggo, Seorang karyawan pabrik rokok menjadi korban pembegalan saat hendak berangkat kerja di jalan raya Desa Tarokan, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, Selasa subuh (21/7/26).
Pelaku yang berjumlah dua orang sempat mengancam korban menggunakan celurit sebelum membawa kabur sepeda motor. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.45 WIB.
Korban Maryam (42) saat itu dibonceng anaknya, Aliani (18), bersama seorang anak lainnya warga Dusun Alas, Desa Liprak Kirul, Kecamatan Banyuanyar, mengendarai motor Honda Beat bernopol N 6320 NI untuk berangkat kerja.
Saat melintas di lokasi kejadian, korban dipepet oleh dua pria yang mengendarai sepeda motor matik. Salah seorang pelaku kemudian mengacungkan celurit untuk mengancam korban, sebelum merampas sepeda motor yang mereka gunakan.
“Menurut istri saya, sebelum membegal, pelaku sempat menyalip, kemudian mundur dan langsung memepet motor yang dikendarai istri dan anak saya. Pelaku juga mengancam dengan mengacungkan celurit,” kata suami korban, Muhammad Ismail.
Usai menguasai sepeda motor korban, kedua pelaku yang mengenakan helm, langsung melarikan diri ke arah timur menggunakan motor hasil rampasan.
Warga yang melintas memberikan pertolongan kepada korban dan mengantarkannya pulang. Selanjutnya, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Banyuanyar.
“Meski motor dibawa kabur, yang terpenting keluarga tidak mengalami luka. Kejadian ini juga sudah kami laporkan ke Polsek Banyuanyar,” imbuh Ismail.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Probolinggo, Ipda Widi menyebut, pencurian dengan kekerasan (curas) yang menimpa korban berinisial M, tengah dalam penyelidikan.
“Pelaku membawa kabur sepeda motor korban dengan kerugian sekitar Rp10 juta. Saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan,” tutur Widi.
Ia menghimbau agar masyarakat tetap waspada khususnya saat beraktifitas di jam-jam rawan. “Laporkan apabila mengetahui informasi yang berkaitan dengan kejadian ini,” wantinya. (*)












