Probolinggo,– Polres Probolinggo Kota meringkus delapan orang terduga pelaku pelemparan bondet di Jalan Ikan Tengiri, Kecamatan Mayangan, pada Minggu dini hari (19/7/2026).
Plt. Kasi Humas Polres Probolinggo Kota, Iptu Zainullah mengatakan, setelah menerima laporan kejadian, tim gabungan langsung bergerak melakukan pengejaran. Hasilnya, delapan terduga pelaku berhasil diamankan.
“Dari pengejaran yang dilakukan tim gabungan, delapan orang diamankan di wilayah Kelurahan Wiroborang beserta barang bukti berupa senjata tajam dan bondet yang belum sempat meledak,” kata Zainullah, Senin (20/7/26).
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, empat dari delapan terduga pelaku awalnya berniat membeli minuman keras.
Namun saat melintas di lokasi kejadian, mereka berpapasan dengan sekelompok pemuda yang sedang bermain sepak bola.
Tanpa sebab yang jelas, salah seorang terduga pelaku melempar bondet ke arah para pemuda tersebut hingga mengenai paha salah satu korban.
Setelah melakukan pelemparan, para pelaku langsung melarikan diri. Sementara korban dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
“Alhamdulillah korban tidak sampai menjalani rawat inap dan pada malam itu juga diperbolehkan pulang. Sementara itu, delapan terduga pelaku masih kami mintai keterangan untuk mengungkap motif pelemparan tersebut,” imbuh Zainullah.
Diketahui sebelumnya, Muhammad Toni (26), warga Jalan Ikan Dorang, Kelurahan Mayangan, Kecamatan Mayangan, mengalami luka serius setelah menjadi korban pelemparan bondet saat bermain sepak bola, Minggu dini hari (19/7/26).
Pelaku yang mengendarai dua sepeda motor matic, melempar bondet ke arah korban yang sedang bermain sepak bola bersama sejumlah pemuda lainnya.
Akibat kejadian tersebut, Muhammad Toni mengalami luka di bagian paha, sedangkan para pelaku melarikan diri sesaat sebelum bondet atau bom ikan meledak. (*)












