Jember,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember mencatat tingginya mobilitas masyarakat selama masa libur sekolah 22 Juni hingga 12 Juli 2026.

Dalam kurun 21 hari, sebanyak 515.621 penumpang menggunakan layanan kereta api di wilayah Daop 9 yang meliputi Pasuruan hingga Banyuwangi.

Lonjakan penumpang didominasi perjalanan keluarga dan pelajar yang memanfaatkan libur sekolah.

Puncak arus penumpang terjadi pada 5 Juli 2026, dengan jumlah keberangkatan mencapai 27.699 pelanggan dalam sehari.

Sejumlah kereta api jarak menengah dan jauh menjadi pilihan utama masyarakat, di antaranya KA Probowangi relasi Ketapang–Surabaya Gubeng.

Lalu KA Sritanjung relasi Ketapang–Lempuyangan, KA Logawa relasi Ketapang–Purwokerto, serta KA Blambangan Ekspres relasi Ketapang–Pasarsenen.

KAI Daop 9 Jember juga memperkuat pengamanan di stasiun maupun sepanjang jalur kereta api melalui koordinasi dengan aparat keamanan.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran operasional dan memastikan perjalanan pelanggan berlangsung aman dan tertib.

Di sisi pelayanan, KAI menyediakan sejumlah fasilitas pendukung seperti area bermain anak (kids zone), meningkatkan layanan bagi penumpang berkebutuhan khusus.

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah mempercayakan perjalanan liburan menggunakan kereta api.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat kepada KAI Daop 9 Jember,” ujar Cahyo, Senin (13/7/26).

“Kelancaran operasional selama masa libur sekolah merupakan hasil kerja sama seluruh petugas di lapangan serta kedisiplinan pelanggan dalam mematuhi aturan perjalanan,” imbuhnya.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi dorongan bagi KAI Daop 9 Jember untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, keandalan sarana dan prasarana.

“Serta menjaga aspek keselamatan agar perjalanan kereta api tetap menjadi pilihan masyarakat,” ia memungkasi. (*)

Editor: Mohammad S

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.