Jember,- Pria di Lingkungan Mojan, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di bawah pohon nangka di pekarangan rumahnya, Senin (6/7/26).

Korban diduga telah meninggal dunia beberapa hari sebelum ditemukan warga.

Korban terakhir kali terlihat pada Jumat (3/7/26) sekitar pukul 07.30 WIB. Sejak saat itu, korban yang diketahui tinggal seorang diri tidak lagi terlihat beraktivitas di lingkungan sekitar.

Riyadi, warga setempat, mengatakan kecurigaan muncul setelah warga mencium aroma menyengat dari arah rumah korban sejak pagi.

Saat dilakukan pengecekan, korban ditemukan sudah meninggal dunia dengan kondisi tubuh membengkak dan mulai membusuk.

“Terakhir saya melihat korban hari Jumat sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu masih beraktivitas seperti biasa,” ujar Riyadi.

Ia mengatakan, warga kemudian menemukan korban tergantung di bawah pohon nangka dengan leher terlilit kain hitam.

Peristiwa itu langsung dilaporkan kepada perangkat setempat dan kepolisian.

Kapolsek Patrang, AKP Suparman, mengatakan laporan diterima sekitar pukul 10.30 WIB. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Saksi pertama melihat korban tergantung di bawah pohon nangka, kemudian berteriak meminta pertolongan warga sekitar,” kata Suparman, Selasa (7/7/26).

Dari keterangan keluarga, korban sebelumnya sempat tinggal bersama anaknya selama sekitar satu bulan sebelum kembali tinggal seorang diri di rumahnya.

Selama tinggal sendiri, kebutuhan makan korban dibantu oleh anak-anaknya dan warga sekitar.

Keluarga juga menyebut korban memiliki riwayat penyakit jantung, diabetes, serta mengalami kepikunan ringan.

“Hasil pemeriksaan luar tidak menemukan tanda-tanda kekerasan. Kami mengamankan sarung hitam dan baju lengan panjang sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan,” pungkas Suparman. (*)

Editor: Mohammad S

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.