Probolinggo,– Ahmad Baidui, pengendara sepeda motor meninggal seketika pasca tertabrak Kereta Api (KA) di perlintasan Desa Tigasan Wetan, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Senin (22/6/26) sekitar pukul 23.30 WIB. Saat itu, Kereta Api Ijen Ekspres relasi Banyuwangi–Malang melintas di perlintasan kereta api setempat.

Ketika palang pintu perlintasan telah tertutup, warga Desa Genung Bekel, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, yang mengendarai sepeda motor tiba-tiba melintas.

Lantaran jarak yang sudah terlalu dekat, korban dan motornya langsung tertabrak KA hingga terpental sekitar 25 meter ke arah barat.

“Jadi saat kejadian saya tidak tahu karena sedang melayani KA Ijen Ekspres dari arah timur. Setelah itu, masinis mengabarkan melalui HT bahwa keretanya menabrak pengendara motor. Setelah dicek, korban sudah tidak bernyawa,” kata petugas penjaga palang pintu perlintasan KA, Zulhan.

Unit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo yang datang ke lokasi setelah menerima laporan, telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Saat melakukan pemeriksaan terhadap jenazah, polisi tidak menemukan identitas korban. Aparat hanya menemukan sebuah telepon seluler yang diduga milik korban.

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke kamar jenazah RSUD dr. Mohammad Saleh Kota Probolinggo untuk keperluan identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut.

“Dugaan sementara, korban menerobos palang pintu perlintasan yang sudah tertutup,” imbuh Zulhan.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan. Selain itu, polisi juga mengamankan motor korban sebagai barang bukti penyelidikan.

Berdasarkan ponsel dan ciri-ciri fisik tubuh, jenazah korban akhirnya terindentifikasi, beberapa jam pasca kejadian. (*)

Editor: Mohammad S

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.