Pasuruan, – Seorang perempuan ditemukan tewas mengenaskan di perlintasan kereta api wilayah Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Senin (6/4/2026) dini hari.
Korban diduga sengaja mengakhiri hidupnya dengan cara menabrakkan diri ke kereta yang melintas.
Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB di petak jalan rel Porong (PR) – Bangil (BG) KM 40+900. Saat itu, kereta api dengan nomor lokomotif CC2061308 yang melaju dari arah Surabaya menuju Probolinggo melintas di lokasi kejadian.
“Berdasarkan keterangan saksi, sebelum kejadian korban terlihat berjalan di sekitar perlintasan. Saat kereta mendekat, korban kemudian merebahkan diri melintang di atas rel,” ujar Joko.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka sangat parah hingga tubuhnya terputus pada beberapa bagian.
“Kondisi korban mengalami luka parah di beberapa bagian tubuh akibat tertabrak kereta api,” jelasnya.
Saat pertama kali ditemukan, korban tidak membawa identitas. Namun setelah dilakukan penelusuran, korban diketahui bernama Alfidia Arofah (26), warga Dusun Sobo, Desa Wonokoyo, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.
“Korban selanjutnya dievakuasi menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Brimob untuk penanganan lebih lanjut,” tambahnya.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut. (*)












