Jember,- Penjualan tiket kereta api pada masa Angkutan Lebaran 2026 di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember terus meningkat.

Hingga Sabtu (14/3/26), jumlah tiket yang telah terjual untuk periode perjalanan 11 Maret hingga 1 April 2026 tercatat mencapai 136.751 tiket.

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan, tingginya angka penjualan tersebut mencerminkan besarnya minat masyarakat menggunakan kereta api sebagai moda transportasi mudik.

Menurutnya, selain penjualan tiket yang terus bertambah, mobilitas penumpang di wilayah Daop 9 Jember juga mulai menunjukkan peningkatan menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Dari data sementara, jumlah penumpang yang telah berangkat dari wilayah Daop 9 Jember tercatat sebanyak 32.864 pelanggan, sementara penumpang yang turun mencapai 35.478 pelanggan,” ujarnya.

Ia menambahkan, KAI Daop 9 Jember memprediksi puncak arus mudik di wilayah operasionalnya akan terjadi pada 18 Maret 2026.

Pada periode tersebut, volume penumpang diperkirakan meningkat signifikan seiring mendekatnya perayaan Lebaran.

Meski penjualan tiket sudah cukup tinggi, masyarakat masih memiliki kesempatan untuk mendapatkan tiket perjalanan kereta api.

Hingga saat ini, masih tersedia 57.149 tempat duduk untuk berbagai tanggal keberangkatan selama masa Angkutan Lebaran.

“Kami mengimbau masyarakat yang berencana melakukan perjalanan mudik menggunakan kereta api agar segera merencanakan perjalanan dan memesan tiket lebih awal melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi KAI, maupun mitra penjualan resmi,” kata Cahyo.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode mudik, KAI Daop 9 Jember juga telah menyiapkan berbagai langkah operasional, mulai dari memastikan kesiapan sarana dan prasarana, peningkatan layanan pelanggan, hingga penguatan pengamanan di sejumlah titik stasiun.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik selama masa Angkutan Lebaran. Penumpang juga diimbau datang lebih awal ke stasiun, memperhatikan jadwal keberangkatan, serta mematuhi seluruh ketentuan perjalanan demi kelancaran bersama,” pungkas Cahyo. (*)

Editor: Mohammad S

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.