Probolinggo,— Niat hati menikmati hidangan di warung angkringannya sendiri sembari menawarkan makanan kepada rekan, pemuda bernama Bayu Sopri (24) justru menjadi korban penganiayaan berat.
Warga Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo tersebut menjadi korban penusukan secara spontan oleh temannya sendiri, Minggu malam (25/10/26).
Insiden berdarah itu terjadi sekitar pukul 23.23 WIB di kawasan Pedagang Kaki Lima (PKL) angkringan Gelora Merdeka Kraksaan.
Pelaku diketahui berinisial Doni, warga Desa Alassumur Lor, Kecamatan Kraksaan.
Berawal dari Saling Sapa
Berdasarkan keterangan korban, peristiwa bermula ketika Bayu sedang duduk santai menikmati makanan rujak mangga di angkringan tersebut.
Tak lama kemudian, pelaku datang ke lokasi dalam kondisi yang diduga kuat dalam pengaruh minuman keras (miras).
Meski melihat kondisi pelaku yang kurang stabil, korban tetap beritikad baik dengan menyapa dan membuka obrolan karena merasa sudah saling kenal. Korban bahkan sempat menawarkan rujak yang sedang ia makan kepada pelaku.
“Dari dia datang memang sudah keadaan mabuk. Pertama saya masih makan, dia kenal saya sebenarnya, sambil ngobrol memang sudah mabuk keadaannya,” kata Bayu saat memberikan keterangan di Polsek Kraksaan, Senin (26/10/26).
Suasana yang semula tenang mendadak berubah mencekam. Setelah merespons tawaran rujak dari korban, pelaku secara tiba-tiba bangkit berdiri dan melancarkan aksi kekerasan tanpa alasan yang jelas.
“Setelah saya makan rujak ini kan sudah saling ngobrol, saya tawarin rujak Doni itu. ‘Ini Doni rujak,’ dia bilang, ‘Iya Cak.’ Terus tak berselang lama dari itu, dia langsung bangun, jambak rambut saya terus langsung bacok. Dia spontanitas ngambil pisau di sekitar tempat rujak,” ungkap Bayu menjelaskan detik-detik kejadian.
Dilaporkan ke Polsek Kraksaan
Tidak terima atas tindakan penganiayaan berat yang dialaminya, Bayu didampingi sang istri mendatangi Kantor Polsek Kraksaan untuk menuntut keadilan.
Pihak korban resmi membuat laporan polisi pada Senin (26/10/2026) sekitar pukul 12.35 WIB.
Sementara Doni, kini telah diamankan dan ditahan di Mapolsek Kraksaan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (*)












