Lumajang,- Delapan titik karnaval rakyat akan digelar secara serentak di Kabupaten Lumajang, pada Sabtu, 29 Agustus 2026.

Polres Lumajang menyiapkan pengaturan, bahkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan selama kegiatan berlangsung.

Kanit Dikyasa Satlantas Polres Lumajang Ipda Suheri mengatakan pengaturan lalu lintas telah disiapkan bersama pemangku kepentingan terkait.

Hal tersebut dilakukan agar karnaval dapat berlangsung aman dan tertib tanpa terlalu mengganggu mobilitas masyarakat.

“Gelaran karnaval yang melintasi jalur nasional berada di Desa Tukum, Labruk Lor, dan Jarit. Sementara lokasi lainnya lebih berdampak pada mobilitas lokal masyarakat,” ujar Suheri, Selasa (25/8/2026).

Delapan lokasi karnaval tersebut berada di Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Lumajang Kota; Desa Labruk Lor, Kecamatan Lumajang; dan Desa Jarit, Kecamatan Candipuro.

Lalu Desa Purwosono, Kecamatan Sumbersuko; Desa Senduro, Kecamatan Senduro; Desa Gucialit, Kecamatan Gucialit; serta Desa Sumberjo, Kecamatan Sukodono.

“Petugas kami akan melakukan pengaturan arus kendaraan secara situasional, terutama di lokasi karnaval yang bersinggungan dengan jalur nasional,” jelasnya.

Tiga lokasi yang menjadi perhatian karena berada di jalur nasional adalah Desa Tukum, Desa Labruk Lor, dan Desa Jarit.

Pengaturan dilakukan untuk menjaga arus lalu lintas tetap bergerak selama rangkaian karnaval berlangsung.

“Khusus masyarakat yang melintas di wilayah Jarit, kepolisian menyiapkan Jalur Lintas Selatan (JLS) sebagai salah satu alternatif perjalanan,” ungkapnya. (*)


 

Editor: Mohammad S

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.