Probolinggo,– Pemerintah Kota (Pemko Probolinggo terus berupaya meningkatkan keamanan lingkungan dengan pemasangan ratusan Closed Circuit Television (CCTV) dan Penerangan Jalan Umum (PJU) baru.
Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, mengatakan, rencana pemasangan CCTV dan PJU baru merupakan bagian dari penguatan ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas) di wilayahnya.
Program tersebut, menurut Wali Kota, akan menggunakan anggaran Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) APBD Tahun 2025 sebesar Rp19 miliar.
Rinciannya, Pemkot Probolinggo akan memasang sedikitnya 300 unit CCTV dan 160 unit PJU baru di berbagai titik.
“Untuk pengadaan dan pemasangannya menggunakan SiLPA APBD 2025 sebesar Rp19 miliar, dan langsung kami siapkan,” kata dr. Aminuddin, Sabtu (11/7/26).
Ia menjelaskan, seluruh CCTV nantinya akan terhubung ke pusat pemantauan di Gedung Meteor. Dengan demikian, suasana wilayah di Kota Probolinggo dapat dipantau dari satu titik kendali.
Dijelaskan Wali Kota, pemasangan PJU baru ditargetkan mampu mengurangi titik-titik gelap di kota. Ia menargetkan, pada akhir 2028 tidak ada lagi daerah minim penerangan pada malam hari.
“Rencana ini akan diusulkan dalam perubahan APBD dan direalisasikan pada tahun ini,” ucap Wali Kota.
Diketahui, sejumlah titik di Kota Probolinggo saat ini masih tergolong rawan tindak kriminal, salah satunya di Jalan Mastrib yang beberapa waktu lalu menjadi lokasi aksi pembegalan.
Selain itu, sejumlah titik di ruas jalan masih minim penerangan, di antaranya di Jalan KH. Hasan Genggong, dan Jalan Ir. Sutami.
Rencana pemasangan CCTV dan PJU baru, diharapkan dapat mengurangi aksi kriminal di Kota Probolinggo. (*)












