Pasuruan,- Isu kepindahan dua perusahaan otomotif asal Jepang dari Indonesia ke Vietnam memunculkan kekhawatiran di kalangan pekerja.

Salah satu perusahaan yang disebut dalam kabar tersebut adalah PT J yang beroperasi di Kabupaten Pasuruan.

Dikutip dari Kompas.com, Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Ketenagakerjaan sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, menyebut dua perusahaan otomotif Jepang berencana memindahkan pabriknya ke Vietnam dalam kurun waktu satu hingga dua tahun mendatang.

Pernyataan itu disampaikan Said Iqbal di sela-sela Rapat Kerja Nasional KSPI 2026 di Jakarta, Selasa (23/6/2026).

Dalam pernyataannya, PT J yang beroperasi di Kabupaten Pasuruan disebut berpotensi terdampak dengan jumlah pekerja sekitar 4.000 orang.

Sementara satu perusahaan lainnya, PT S yang berada di Mojokerto, disebut memiliki sekitar 3.000 pekerja.

Menanggapi kabar yang beredar, Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo memberikan klarifikasi. Melalui video yang diunggah di akun TikTok pribadinya, Rabu (24/6/2026), Rusdi menegaskan bahwa hingga saat ini PT J masih beroperasi normal dan tidak ada informasi mengenai rencana pemindahan pabrik dari Kabupaten Pasuruan.

“Dengan santernya berita dua raksasa otomotif Jepang dikabarkan mau cabut dari RI pindah ke negara lain, salah satunya dengan inisial PT J yang beroperasi di Kabupaten Pasuruan. Kami sampaikan, setahu kami Pemerintah Kabupaten Pasuruan, bahwa PT J tetap beroperasi seperti biasa,” ujar Rusdi.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus memantau perkembangan dunia industri dan menjalin komunikasi dengan berbagai perusahaan yang beroperasi di wilayahnya.

Rusdi juga memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada rencana perusahaan tersebut pindah, baik ke daerah lain maupun ke luar negeri.

“Dan tidak ada rencana pindah dari Kabupaten Pasuruan ataupun bahkan ke negara yang lain,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen Pemkab Pasuruan untuk terus menjaga iklim investasi agar tetap sehat dan kondusif bagi dunia usaha.

“Jadi kami sampaikan, Kabupaten Pasuruan tetap terus menjaga iklim investasi yang sehat, untuk Kabupaten Pasuruan yang lebih maju lagi,” Rusdi memungkasi. (*)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.