Probolinggo,– Kecelakaan antara bus Tiara Mas dan truk tangki trailer di Jalan Tol Pasuruan–Probolinggo (Paspro), tepatnya di wilayah Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, mengakibatkan sedikitnya enam penumpang mengalami luka-luka dan satu orang meninggal dunia.
Ketujuh korban saat ini menjalani perawatan di dua rumah sakit berbeda di Kota Probolinggo, yakni RSUD dr. Mohammad Saleh dan RSUD Ar-Rozy.
Korban luka yang dirawat di RSUD dr. Moh. Saleh yakni Siti Nur (52), warga Kabupaten Tangerang; Arifin (32), warga Kota Bekasi; Ridwan (64); serta Suherman (47), warga Kabupaten Tangerang. Keempat korban mengalami luka ringan.
Sementara itu, tiga korban lainnya berada di RSUD Ar-Rozy, yaitu Yudi Supriyanto (28) yang merupakan sopir cadangan, Andi Adhar (27), warga Bima, Nusa Tenggara Barat, serta satu korban meninggal dunia bernama Mustofa (73), warga Bima, Nusa Tenggara Barat (NTT).
Salah seorang penumpang bus, Suherman, menjelaskan bahwa saat kejadian dirinya sedang tertidur. Ia tiba-tiba terbangun setelah mendengar suara benturan keras dari bagian depan bus.
“Saat terbangun, kondisi sisi kiri bus sudah rusak dan terbuka. Saya juga melihat kru yang berada di sebelah kiri mengalami luka-luka,” katanya.
Suherman menuturkan, saat kejadian bus dalam kondisi penuh penumpang. Sebagian besar penumpang memiliki tujuan perjalanan ke Bali hingga Bima, Nusa Tenggara Barat.
“Rencananya saya mau pulang kampung ke Bima bersama beberapa anggota keluarga, karena saya bekerja di Tangerang,” imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, Bus Tiara Mas bernomor polisi EA 7650 A, pada Kamis sore (18/6/2026) mengalami kecelakaan saat melaju dari arah barat ke timur.
Sesampainya di KM 816 Tol Pasuruan–Probolinggo, bus diduga oleng hingga menabrak bagian belakang truk tangki trailer yang berada di depannya. Belum diketahui penyebab pasti kejadian ini. (*)












