Pasuruan, – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalur Pantura, tepatnya di wilayah Kelurahan Karangketug, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, Kamis (7/5/2026) siang. Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan dengan dua truk yang melaju searah.
Korban diketahui bernama Taufik Hidayat (42), warga Kelurahan Ngemplakrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Yamaha bernopol N 6322 VS dari arah timur menuju barat.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Kota, Iptu Zulkifli, menjelaskan peristiwa itu bermula ketika korban melaju di antara truk box Mitsubishi bernopol BE 8271 ADU dan truk Hino bernopol L 9164 UO.
“Pengendara motor diduga kurang fokus dan jarak dengan kendaraan di depannya terlalu dekat saat berada di antara dua truk yang berjalan searah,” ujar Zulkifli.
Menurutnya, sepeda motor korban kemudian mengenai bagian besi pengaman belakang samping kanan truk box Mitsubishi yang berada di sisi kiri jalan.
“Setelah bersenggolan, korban kehilangan keseimbangan lalu jatuh ke kanan. Pada saat bersamaan, di sisi kanan melaju truk Hino sehingga korban terlindas roda belakang kiri kendaraan tersebut,” katanya.
Benturan keras membuat korban mengalami luka berat di sejumlah bagian tubuh, mulai kepala, wajah, dada hingga kaki. Korban sempat dievakuasi ke RSUD dr. R Soedarsono, namun nyawanya tidak tertolong.
“Korban mengalami luka robek di beberapa bagian tubuh dan meninggal dunia usai kejadian,” imbuhnya.
Selain menewaskan pengendara, kecelakaan itu juga menyebabkan sepeda motor korban rusak di bagian lampu depan dan selebor. Kerugian material diperkirakan sekitar Rp300 ribu.
Petugas Satlantas Polres Pasuruan Kota telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta meminta keterangan sejumlah saksi. Polisi juga mengingatkan pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat berkendara di jalur padat kendaraan berat.
“Kami mengimbau pengendara tetap menjaga jarak aman dan berkonsentrasi penuh, khususnya ketika melintas di dekat truk atau kendaraan besar,” pungkas Zulkifli. (*)












