PAD Pasir Lumajang Rp400 Juta Naik Jadi Rp1,2 M

Lumajang, – Sejak dibukanya tempat penumpukan (stockpile) terpadu di Kabupaten Lumajang, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pasir naik empat kali lipat daripada sebelumnya.

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq mengatakan, sejak bulan Juni-Juli lalu, PAD pasir Lumajang masih masih Rp400 juta per bulan. Tetapi sejak September sudah ada kenaikan yang cukup siginifikan.

“Sejak September kenaikannya sangat drastis menjadi Rp2,1 miliar. Naiknya sekitar 400 persen,” kata Thoriq usai pengesahan APBD 2023 kepada sejumlah awak media, Selasa (22/11/2022).

Menurutnya, kenaikan PAD karena seluruh pasir yang keluar dari lokasi tambang harus masuk ke stockpile terpadu untuk menyerahkan SKAB kepada petugas.

Dengan melakukan langkah tersebut, tentu sangat evektif untuk mengurangi penambang ilegal yang selama ini meresahkan para penambang yang sudah resmi perizinannya.

Bahkan ketika disinggung soal kebocoran PAD, Bupati Lumajang menyebut, kebocorannya sangat besar. Bahkan jauh dari yang diperkirakannya.

“Ya dulu Rp400 juta sekarang setelah ditertibkan menjadi Rp2,1 milyar, itu namanya bukan bocor lagi namanya, tapi ndrodos alias bocor besar” kata bupati.

Selain itu, Thoriq membeberkan soal rencananya ke depan. Sekecil apapun itu tambang ilegal di Lumajang akan ditertibkan sesuai dengan peraturan.

“Saya akan pastikan dalam waktu dekat ini, cepat atau lambat penambang ilegal sudah tidak ada lagi,” pungkasnya.(*)

Editor: Ikhsan Mahmudi
Publisher: Zainul Hasan R.

Baca Juga  Tersapu Puting Beliung, Rumah di Tamansari Kraksaan Amburadul

Baca Juga

CAT Berakhir, Sejumlah Peserta Tak Hadir

Probolinggo – Tes tulis berbasis Computer Assisted Test (CAT) dalam penjaringan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) …