Bawang Merah Diserang Ulat dan Virus, Petani Panen Dini

DRINGU,- Sejumlah petani bawang merah di Kabupaten Probolinggo, pada musim panen kali ini nampaknya harus rela rugi. Pasalnya, banyak bawang merah terserang ulat dan virus sehingga pertumbuhan tanaman tidak maksimal.

Pantauan PANTURA7.com, kerusakan tanaman bawang merah bisa dilihat di Desa Tamansari, Kecamatan Dringu. Puluhan hektar tanaman bawang merah milik petani nampak menguning.

Daun bawang juga terlihat layu, tak sesegar biasanya. Padahal dengan usia tanaman yang masih menginjak dua bulanan, semestinya tanaman bawang merah petani segar dan hijau.

“Kami telah berupaya agar bawang merah tidak terserang ulat dan virus. Caranya, kami memasang jaring, namun tetap saja tanaman kami rusak,” kata petani bawang merah di Desa Tamansari, Abu Amar Akbar, Selasa (24/8/21021).

Menurut Abu Amar, ulat dan virus yang menyerang tanaman bawang merah petani terjadi sejak angin gending mulai melanda wilayah Kabupaten Probolinggo, beberepa pekan lalu.

“Karena terserang ulat dan virus, tanaman bawang merah tidak bisa tumbuh sempurna. Padahal usianya sudah dua bulan, dua minggu lagi sudah akan panen,” tuturnya.

Tidak ingin menderita banyak kerugian, sebagian petani dijelaskan Abu Amar, terpaksa panen dini. “Kami tidak punya pilihan lain selain panen lebih awal, tetapi ya harga jualnya lebih murah,” paparnya.

Keluhan serupa disampaikan petani asal Desa Sumbersuko, Kecamatan Dringu, Sumarlin. Menurutnya, rata-rata bawang merah petani di desanya terserang ulat dan virus, meski baru tanam.

Lantaran masih seumur jagung, bawang merah yang terserang ulat dan virus itu belum bisa dipanen lebih awal. Solusinya, petani melakukan penyemprotan pestisida lebih intens sehingga harus mengeluarkan biaya ekstra.

“Saya juga sudah pasang jarring, namun tetap tanaman bawang merah dimakan ulat dan kena virus. Tanaman bawang merah milik petani lain juga banyak yang rusak disni,” ujar Sumarlin. (*)

Baca Juga  Jelang New Normal, 'Face Shield' Banyak Dijajakan

 

 

Editor: Efendi Muhamad

Publisher: A. Zainullah FT

Baca Juga

Berbahaya! Banyak Bekas Galian Jargas Menganga di Kota Probolinggo

KANIGARAN,- Proyek penggalian jaringan gas (jargas) di sejumlah pinggiran jalan protokol Kota Probolinggo, dikeluhkan warga. …