PROBOLINGGO-PANTURA7.com, Tewasnya tiga warga yang menguras air di sumur di Dusun Gupong, Desa Wringinanom, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo dikarenakan gas yang mengandung racun. Hal itu dipastikan kepolisian dan didukung pemeriksan medis.

“Jadi korban menghirup asap dari pompa air di dalam sumur. Dengan kedalaman 5 sampai 6 meter membuat ketiganya tak mendapatkan oksigen. Hal ini juga didukung keterangan medis,” kata Kanit Reskrim Polsek Tongas, Iptu Mugi Senin (3/6).

Dengan pertimbangan tersebut, pihak kepolisian tak meneruskan penyelidikan kasus ini. Apalagi keluarga korban juga telah mengikhlaskan dan menganggap kejadian tersebut sebagai musibah.

“Kita tidak bisa melanjutkan (penyilidikan, Red.) karena pihak keluarga juga tak menganggap kejadian kriminal,” tandasnya.

Diketahui Senin siang, Mustofa (31), Busar (51) dan Sapik (66) tewas saat menguras sumur. Peristiwa nahas bermula ketika pemilik sumur, Sapik meminta tolong dua orang tetangganya, Busar dan Mustofa, untuk menguras sumur yang mulai kehabisan air.

Dikarenakan kehabisan oksigen saat menghidupkan diesel di sumur sedalam sekitar 6 meter tersebut, membuat ketiganya tak bisa bernapas dan baru diketahui pada sore harinya.

Warga yang tahu kejadian tersebut, lalu beramai-ramai menarik tubuh para korban yang sama-sama masih terikat tali. Mustofa dan Sapik ditemukan tewas di dalam sumur. Sedangkan Busar meninggal saat di RSUD Tongas. (*)

 

 

Penulis: Rahmad Soleh

Editor: Ikhsan Mahmudi

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here