Lumajang, – Upaya mendahului bus dari sisi kiri berujung maut bagi pasangan suami-istri (pasutri) asal Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang.

Keduanya tewas setelah sepeda motor yang dikendarai menabrak truk tronton di simpang tiga Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Minggu (26/4/2026).

Korban diketahui bernama Kurnianto (43) dan Kurniati (41). Saat kejadian, keduanya berboncengan dari arah Jember menuju Lumajang. Setibanya di lokasi, korban mencoba mendahului bus antar kota dalam provinsi (AKDP) bernomor polisi L 7184 UB dari sisi kiri.

Namun, di saat bersamaan terdapat truk tronton yang disopiri Agus Ferianto, sedang terparkir di bahu jalan. Sepeda motor korban kemudian menabrak bagian belakang truk tersebut.

“Korban menabrak bagian belakang truk tronton, kemudian terpental ke kanan dan terlindas bus yang tadi mau disalip,” kata petugas Satlantas Polres Lumajang, Aiptu Robi Eka.

Akibat kejadian itu, kedua korban mengalami luka berat dan meninggal dunia di lokasi. Sepeda motor yang dikendarai korban juga mengalami kerusakan parah, terutama pada bagian setir.

Robi menjelaskan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), korban diduga melaju dengan kecepatan tinggi. Dugaan tersebut diperkuat dari kondisi kendaraan yang hancur akibat benturan keras.

Sementara itu, sopir bus AKDP, Agus Sucahyono mengaku, tidak mengetahui secara pasti detik-detik kecelakaan. Ia mengatakan saat itu sedang fokus memperhatikan lampu lalu lintas.

“Saya pelan itu sedang lihat lampu merah, tahunya nabrak bodi bus saya sebelah kiri dan korban terjatuh di dekat ban belakang,” ujarnya.

Ia memastikan, tidak ada penumpang bus yang mengalami luka. Para penumpang disebut telah melanjutkan perjalanan menggunakan bus lain. Saat ini, kedua jenazah korban berada di ruang pemulasaraan RSUD dr. Haryoto Lumajang untuk pemeriksaan lebih lanjut. (*)

Editor: Ikhsan Mahmudi

Advertisement

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.