Kraksaan,- Kabupaten Probolinggo kembali bersiap menghadirkan pertunjukan budaya melalui Probolinggo SAE Carnival (PSC) 2026.
Gelaran tersebut dijadwalkan berlangsung Sabtu, 29 Agustus 2026, di Kecamatan Kraksaan.
Kepala Bidang Kebudayaan, Akh. Arief Hermawan, mengatakan PSC 2026 tidak sekadar menjadi ajang pawai atau pertunjukan busana.
Kegiatan ini dirancang sebagai sarana edukasi kepada masyarakat mengenai kekayaan cerita dan budaya lokal yang dikemas secara kreatif melalui konsep fashion carnival.
“Probolinggo SAE Carnival bukan sekadar carnival. Kegiatan ini juga menjadi upaya pemerintah memberikan edukasi kepada masyarakat tentang cerita budaya lokal yang dipadukan dengan fashion carnival,” ujar Arief, Sabtu (22/8/26).
Pelaksanaan PSC 2026 akan dimulai dari titik start di kawasan Alun-Alun Utara Kraksaan, tepatnya di depan Rumah Dinas Bupati Probolinggo.
Peserta kemudian akan bergerak menuju garis finis di Masjid Darus Salam, Desa Patokan, Kecamatan Kraksaan.
Sebanyak 17 kontingen dipastikan ambil bagian dalam gelaran tersebut. Selain melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), PSC 2026 juga akan diikuti kontingen dari unsur corporate social responsibility (CSR).
Kemunculan berbagai kontingen tersebut diharapkan semakin memperkaya tampilan karnaval. Tidak hanya menampilkan kostum dan kreativitas peserta, suasana acara juga akan dimeriahkan penampilan marching band serta musik akustik.
Melalui PSC 2026, Pemkab Probolinggo berharap masyarakat tidak hanya menikmati kemeriahan karnaval, tetapi juga dapat mengenal dan memahami lebih dekat berbagai cerita serta kekayaan budaya lokal yang dimiliki Kabupaten Probolinggo.
Gelaran ini sekaligus menjadi ruang bagi kreativitas masyarakat dan berbagai pihak untuk ikut mempromosikan identitas budaya daerah melalui sajian seni yang atraktif dan kekinian. (*)












