Jember,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember mencatat jumlah penumpang lanjut usia (lansia) selama Semester I 2026 mencapai 45.607 orang.
Angka tersebut meningkat 23 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang sebanyak 37.178 penumpang.
Pada periode yang sama, jumlah penumpang penyandang disabilitas (difabel) tercatat sebanyak 396 orang, sedikit lebih tinggi dibandingkan Semester I 2025 yang mencapai 393 penumpang.
Manager Hukum dan Humas PT KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan peningkatan jumlah penumpang lansia dan tetap stabilnya jumlah penumpang difabel menunjukkan layanan kereta api masih menjadi pilihan masyarakat.
“Peningkatan jumlah penumpang lansia maupun difabel merupakan hal yang positif,” kata Cahyo, Sabtu (1/8/26).
“KAI Daop 9 Jember akan terus meningkatkan pelayanan agar perjalanan pelanggan berlangsung aman, nyaman, dan mudah diakses,” imbuhnya.
Berdasarkan data KAI Daop 9 Jember, Stasiun Jember menjadi stasiun dengan jumlah penumpang lansia terbanyak, yakni 16.213 orang pada Semester I 2026.
Jumlah tersebut naik menjadi 13 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat 14.577 orang.
Stasiun Banyuwangi Kota berada di posisi kedua dengan melayani 9.478 penumpang lansia atau meningkat 34 persen dibandingkan Semester I 2025 yang mencapai 7.065 penumpang.
Untuk penumpang difabel, Stasiun Jember mencatat jumlah terbanyak dengan 166 penumpang, disusul Stasiun Ketapang sebanyak 64 penumpang selama Januari hingga Juni 2026.
KAI Daop 9 Jember menyediakan sejumlah fasilitas pendukung bagi penumpang lansia dan difabel, di antaranya guiding block, tangga bantu penumpang (bancik), kursi prioritas di stasiun, serta kursi prioritas di dalam rangkaian kereta.
Selain itu, KAI juga memberikan potongan tarif sebesar 20 persen bagi penumpang lansia dan penyandang disabilitas yang telah melakukan registrasi sesuai ketentuan.
“Kami berharap fasilitas dan program reduksi tarif ini dapat mempermudah mobilitas penumpang lansia dan penyandang disabilitas,” ujar Cahyo.
KAI Daop 9 Jember mengimbau, penumpang lansia dan difabel untuk segera menghubungi petugas apabila membutuhkan bantuan selama berada di stasiun maupun dalam perjalanan. (*)












