Probolinggo,- Sejumlah gerai indomaret di sejumlah daerah dilaporkan ditutup. Penutupan disebut-sebut sebagai akibat dampak kebijakan ekonomi daerah, termasuk bakal beroperasinya Koperasi Desa/kelurahan Merah Putih (KDMP).

Kabar operasional Indomaret tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026 sempat viral di media sosial X atau Twitter.

“Pemberitahuan kami sampaikan kepada seluruh konsumen setia, Indomaret tutup operasional 31 Mei & 1 Juni 2026,” tulis pengumuman tersebut.

Di Kabupaten Probolinggo, sejumlah retil modern yakni Indomaret dan Alfamaret juga diketahui ditutup mendadak, Minggu (31/5/26).

Beberapa gerai indomaret di wilayah Kecamatan Kraksaan, seperti di Kelurahan Semampir, Sidomukti, dan Desa Alassumur Kulon, tampak tidak beroperasi.

Situasi ini memunculkan spekulasi masyarakat. Apalagi terjadi setelah seluruh rangkaian Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) pembentukan KDMP di 325 desa dan lima kelurahan di Kabupaten Probolinggo dilaksanakan.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo, Sugeng Wiyanto menyebut, pihaknya masih mempelajari informasi tersebut dan menugaskan tim untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan.

“Saya pelajari dan tim biar cek lapangan dulu,” kata Sugeng saat dikonfirmasi wartawan media ini, Minggu (31/5/26).

Sementara itu, seorang karyawan Indomaret di Kota Kraksaan berinisial R menyampaikan, tidak beroperasinya sejumlah gerai kemungkinan berkaitan dengan pengaturan jam operasional pada hari libur nasional.

“Penutupan minimarket kemungkinan marena tanggal merah, tidak ada kaitannya dengan kebijakan pemerintah terkait Koperasi Desa Merah Putih, jadi buka setengah hari,” ujar R. (*)

Editor: Mohammad S

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.