Probolinggo,- Warung es kelapa muda (degan) di Jalur Pantura Desa Curahsawo, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, terbakar hebat, Selasa subuh (15/7/26).
Humas Pemadam Kebakaran Kabupaten Probolinggo, Sholehuddin mengatakan warung penjual es kelapa yang terbakar tersebut milik Sakrim, warga Desa Parsean, Kecamatan Dringu.
Saat pertama dilaporkan, api sudah membakar mayoritas bangunan warung. Meski demikian, pemadaman total tetap dilakukan.
“Setelah mendapat laporan pukul 04.51 WIB, kami langsung menerjunkan satu unit mobil pemadam kebakaran berkapasitas 3.500 liter dari Pos Damkar Unit Dringu,” kata Sholehudin.
Angin yang berhembus kencang, membuat kobaran si jago merah kian ganas melalap warung semi perman. Apalagi bangunan warung terbuat dari kayu dan anyaman bambu.
Petugas damkar kemudian melakukan penyemprotan. Tidak sampai 1 jam, api berhasil dipadamkan oleh petugas. Meski begitu, penyiraman tetap dilakukan untuk mengantisipasi api kembali muncul.
Informasi yang berkembang, kebakaran dipicu oleh seseorang yang membakar sampah didekat warung sehingga api kemudian merembet dan membakar warung.
“Tidak ada kendala dalam pemadaman, serta saat kebakaran terjadi pemilik ada di rumahnya. Akibat kejadian ini kerugian ditaksir mencapai Rp1,5 juta,” ujarnya.
Memasuki musim kemarau dan fenomena angin yang bertiup kencang, Sholehuddin mengimbau warga untuk tidak membakar sampah sembarangan dan peduli lingkungan dengan tidak membuang putung rokok yang menyala sembarangan.
“Kemudian pastikan dirumah memiliki alat pemadam api ringan atau APAR, serta segera hubungi Damkar melalui 112 jika terjadi kebakaran,” imbuh Sholehuddin. (*)












