Probolinggo,- Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menanamkan sifat keikhlasan dan kepedulian pada anak. Seperti yang dilakukan guru SDN Kedopok 1 Kota Probolinggo.
Menjelang Hari Raya Idul Adha, siswa diajarkan menyisihkan uang sakunya untuk membeli hewan kurban. Nanti, daging kurban akan dibagikan kepada warga yang membutuhkan.
Dari kelas 1 hingga kelas 6, siswa menyisihkan uang sakunya secara sukarela. Uang hasil.donasi lalu dikumpulkan melalui perwakilan masing-masing kelas sebelum diserahkan kepada guru.
Tidak ada paksaan dalam iuran tersebut. Para siswa juga tidak ditentukan nominal sumbangannya dan dapat memberikan uang sesuai kemampuan dan kemauan masing-masing.
“Ini merupakan pembelajaran bagi siswa untuk berbagi dengan menyisihkan uang sakunya membeli hewan kurban. Nantinya, daging hewan kurban ini akan dibagikan kepada orang yang membutuhkan,” kata Kepala SDN Kedopok 1, Soviatun Fatimatuzzuhro, Sabtu pagi (23/5/26).
Hasil iuran para bocah ini, terkumpul dana sebesar Rp2,7 juta. Dana tersebut kemudian ditambah dengan infak dari pihak sekolah sehingga total dana yang terkumpul mencapai Rp4 juta.
Uang tersebut akan digunakan untuk membeli hewan kurban jenis domba. Saat Hari Raya Idul Adha tiba, hewan kurban akan disembelih di lingkungan sekolah.
“Daging kurban akan diberikan kepada siswa yang kurang mampu serta warga sekitar sekolah yang membutuhkan,” imbuh Soviatun.
Siswa kelas 6 SDN Kedopok 1, Ahmad Danis Samsyah mengaku, menyisihkan uang untuk membeli hewan kurban menjadi pelajaran berharga agar dirinya dan teman-temannya kelak bisa berkurban secara mandiri.
“Iuran membeli hewan kurban ini dilakukan setiap tahun. Nantinya daging hewan kurban yang disembelih bisa dibagikan kepada orang yang membutuhkan,” tutur Danis. (*)













