Jember,- Insiden tragis terjadi di jalur kereta api wilayah Sumberbaru, Kabupaten Jember, Jumat (17/4/26) pagi, saat seorang pejalan kaki tertemper rangkaian KA 156 Ranggajati relasi Jember–Cirebon.

Peristiwa ini terjadi di KM 157+1/0, tepatnya di antara Stasiun Tanggul dan Stasiun Jatiroto.

Berdasarkan laporan resmi PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember, kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 06.24 WIB.

Informasi awal diterima dari masinis KA Ranggajati melalui Pusat Pengendali Operasi (Pusdal) setelah insiden terjadi saat kereta melintas di lokasi.

Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menjelaskan bahwa korban merupakan pejalan kaki yang berada di jalur rel saat kereta melaju. Kondisi ini membuat tabrakan tidak dapat dihindari.

“Masinis sudah berulang kali membunyikan semboyan 35 atau klakson lokomotif sebagai peringatan. Namun karena jarak yang sudah terlalu dekat, kejadian temperan tetap terjadi,” ujar Cahyo.

Benturan antara tubuh pejalan kaki dengan rangkaian kereta berlangsung dalam hitungan detik.

Dengan kecepatan kereta yang tidak memungkinkan untuk berhenti mendadak, upaya peringatan yang dilakukan masinis tidak cukup untuk mencegah insiden tersebut.

Tak lama setelah kejadian, petugas keamanan dari Polsuska Daop 9 Jember bersama sekuriti Stasiun Jatiroto langsung menuju lokasi untuk mengamankan area.

Proses evakuasi korban kemudian dilakukan dengan melibatkan aparat dari Polsek Sumberbaru.

Cahyo menegaskan bahwa jalur rel bukanlah area untuk aktivitas masyarakat. Selain berbahaya, keberadaan orang di jalur kereta api juga melanggar ketentuan hukum yang berlaku.

“Kereta api tidak bisa berhenti seketika. Dibutuhkan jarak pengereman yang panjang, tergantung kecepatan dan beban kereta. Ini yang sering tidak disadari masyarakat,” tegasnya.

KAI Daop 9 Jember pun mengimbau masyarakat untuk tidak berjalan di atas rel dan selalu berhati-hati saat melintasi perlintasan sebidang.

“Ini demi keselamatan bersama,” sampainya. (*)

Editor: Mohammad S

Advertisement

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.