Lumajang, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang terus memperbaiki infrastruktur jalan sebagai mobilitas masyarakat dan memperlancar distribusi barang serta jasa.
Hingga saat ini, sekitar 260 kilometer jalan dengan kondisi rusak berat ditangani secara bertahap melalui perencanaan yang berbasis prioritas.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati menyampaikan, pembangunan dan perbaikan jalan tidak semata-mata berorientasi pada pembangunan fisik. Kata dia, infrastruktur jalan sangat penting untuk penggerak utama aktivitas ekonomi di berbagai wilayah Lumajang.
“Jalan adalah urat nadi ekonomi. Ketika akses jalan membaik, distribusi barang lebih lancar, mobilitas warga meningkat, dan aktivitas ekonomi tumbuh,” katanya, Kamis (15/1/2026).
Penanganan ratusan kilometer jalan rusak tersebut dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan ruas yang memiliki peran penting sebagai penghubung antarwilayah dan pusat aktivitas ekonomi.
Beberapa ruas yang telah rampung dikerjakan di antaranya Jalan Kali Semut dan Pasrujambe. Sementara itu, jalur Tempursari, Gesang hingga Pasrujambe menjadi prioritas lanjutan.
Menurutnya, pembangunan jalan di jalur-jalur tersebut memiliki dampak signifikan terhadap kelancaran distribusi hasil pertanian, kemudahan akses pasar, serta konektivitas antar kecamatan.
“Pembangunan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ketika akses terbuka, ekonomi warga bisa bergerak lebih cepat,” jelasnya. (*)











