Menu

Mode Gelap
Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan Kisah Pilu Guru Honorer di Jember; Tempuh Jarak 13 KM, Wafat Usai Melahirkan Dulu Hanya Makan Sekali Sehari, Kini Siswa SD Ini Bisa Makan Dua Kali Berkat Program MBG Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos Modus Jual Beli Mobil Berkedok Kredit, Guru di Lumajang Terjebak Skema Tipu Daya Teman Sendiri Brak! Atap Kelas SMAN 1 Tiris Ambruk saat Jam Pelajaran, Puluhan Siswa Tertimpa

Lingkungan · 28 Apr 2025 20:00 WIB

Pemkab Probolinggo Kebut Perbaikan Jembatan Rusak, Gunakan Dana Kedaruratan


					RUSAK: Kondisi Jembatan Rabunan di Desa Batur, Kec. Gading, Kab. Probolinggo, yang rusak pasca diterjang banjir beberapa waktu lalu. (Foto: Istimewa) Perbesar

RUSAK: Kondisi Jembatan Rabunan di Desa Batur, Kec. Gading, Kab. Probolinggo, yang rusak pasca diterjang banjir beberapa waktu lalu. (Foto: Istimewa)

Probolinggo,– Pasca bencana banjir yang melanda awal tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo bergerak cepat untuk memulihkan infrastruktur yang terdampak.

Sebanyak 12 jembatan mengalami kerusakan, dengan delapan di antaranya rusak berat hingga putus total. Pekerjaan difokuskan pada pemulihan akses agar aktivitas warga bisa segera kembali normal.

Melalui sinergi antara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), lima jembatan kini tengah dalam proses perbaikan menggunakan dana darurat daerah.

Adapun lima jembatan yang sedang diperbaiki meliputi Jembatan Seboro di Kecamatan Krejengan, Jembatan Betektaman–Plaosan yang menghubungkan dua kecamatan Gading dan Krucil.

Lalu ada Jembatan Batur dan Betektaman di Kecamatan Gading, dan Jembatan Wedusan di Kecamatan Tiris.

Sementara itu, tiga jembatan lain yang mengalami kerusakan lebih parah masih menunggu penanganan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Ketiganya yakni Jembatan Satreyan–Sumbersecang dan Brabe–Condong di Kecamatan Maron, serta Jembatan Karangbong di Kecamatan Pajarakan.

Hingga saat ini, di beberapa lokasi di sekitar jembatan, kondisi di lapangan masih ada yang cukup memprihatinkan. Salah satunya warga di sekitar Jembatan Brabe–Condong terpaksa menggunakan rakit untuk menyeberang sungai.

Sedangkan pelajar dan pedagang harus menempuh rute yang lebih jauh. Begitupun akses kendaraan roda empat di Satreyan–Sumbersecang terputus total, menghambat distribusi hasil pertanian.

“Kami sudah mengajukan proposal bantuan ke Ibu Gubernur. Harapannya bisa segera ditindaklanjuti,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, Senin (28/4/25).

Ia melanjutkan, berkaitan dengan jenis konstruksi jembatan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Pemprov. Ia berharap, perbaikan jembatan ini bisa secepatnya tuntas, sehingga percepatan pemulihan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat bisa kembali normal.

“Semakin cepat penanganan dilakukan, semakin cepat pula kehidupan warga bisa kembali normal,” cetus Oemar. (*)

 


Editor: Mohammad S

Publisher: Keyra


Artikel ini telah dibaca 108 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Perkuat Jalur Gumitir, Pemasangan Beronjong di Tikungan Khokap Dikebut

27 Agustus 2025 - 03:35 WIB

Cuaca Ekstrem, BPBD Lumajang Ingatkan Hindari Kawasan Rawan Longsor dan Banjir

21 Agustus 2025 - 20:20 WIB

TRC dan Loader Dikerahkan, BPBD Lumajang Buka Akses Jalan Tertimbun Longsor

20 Agustus 2025 - 14:16 WIB

Jelang Perayaan HUT Kemerdekaan RI, Warga Protes Kerusakan Hutan di Kawasan Proyek Tol Probowangi

16 Agustus 2025 - 19:55 WIB

Ingat! Mulai 10 Agustus 2025, Pasar Minggu Kota Probolinggo Pindah ke Jalan Suroyo

8 Agustus 2025 - 19:52 WIB

Portal Jalan Tambakrejo–Lumbang Ditata Ulang, Mobil Damkar Jadi Tolak Ukur

2 Agustus 2025 - 18:04 WIB

Jalur Lumajang-Malang via Piket Nol Tertutup Longsor di Enam Titik

31 Juli 2025 - 19:36 WIB

Cuaca Ekstrem, BPBD Lumajang Imbau Penambang Waspada Banjir di Aliran Sungai Semeru

31 Juli 2025 - 16:05 WIB

Bakal Dipercantik, Alun-alun Kota Probolinggo Ditutup 5 Bulan

30 Juli 2025 - 16:31 WIB

Trending di Lingkungan