Lumajang, – Polres Lumajang menggelar rekontruksi kasus pencurian ternak di Kelurahan Ditoturunan, Kecamatan/Kabupaten Lumajang, Senin (9/9/24). Diketahui, usai menggondol hewan curiannya, para pelaku ini langsung menjagalnya di lokasi.

Dalam rekontruksi tersebut, empat pelaku dihadirkan untuk memperagakan aksinya. Yang mana, pada saat melakukan pencurian, empat pelaku ini langsung menyembelih dan menyisakan kepala dan tulang belulang kerbau.

Keempat pelaku yakni, Siadi warga Desa Mojosari, Kecamatan Sumbersuko, Hasan Basri seorang warga Kelurahan Tompokersan, Kecamatan Lumajang, Dadang Hawari Kelurahan Tompokersan, Kecamatan Lumajang, dan Anis Saputra warga Kelurahan Tompokersan, Kecamatan/Kabupaten Lumajang.

Kapolres Lumajang, AKBP Muhammad Zainur Rofiq mengatakan, awalnya pada hari Rabu 14 Agustus 2024, pukul 17.00 WIB, korban menaruh hewan peliharaannya di area persawahan Kelurahan Ditotrunan.

Pada saat itu, korban menaruh hewan peliharaannya dengan diikat tali tampar. Kemudian korban meninggalkannya dan tanpa melakukan pengawasan terhadap hewan kerbau miliknya.

“Keesokannya sekira pukul 06.00 WIB, korban datang ke lokasi kerbau yang awalnya ditinggalkan. Setibanya di lokasi, kerbaunya sudah tidak ada (hilang),” kata Rofiq, Senin (9/9/24).

Karena kerbau miliknya hilang, korban pun menelusuri sekitar lokasi untuk mencari hewan ternaknya.

“Dari hasil penelurusan, korban menemukan kerbaunya yang hanya menyisakan kepala dan tulang, jeroan dan anakan sapi yang sudah meninggal,” jelasnya.

Melihat kejadian itu, korban langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Kota Lumajang.

“Usai mendapati laporan, Polsek Kota bersama Polres Lumajang melakukan penelusuran dan alhamdulillah pelakunya sudah berhasil diamankan,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, warga Kelurahan Ditotrunan, Lumajang, dihebohkan dengan penemuan bangkai seekor kerbau jumbo di kebun sengon. Kerbau ini milik warga yang biasa digembalakan di sawah setempat.

Saat ditemukan, kerbau itu mati dalam kondisi mengenaskan. Seluruh dagingnya diambil dan hanya disisakan kepala, kerangka, tulang, dan jeroannya saja.

Kerbau diketahui sedang bunting. Sedangkan anak kerbau tampak tergeletak di samping induknya. Diduga kerbau tersebut sengaja dijagal oleh kawanan pencuri untuk diambil dagingnya sehingga mudah dibawa. (*)

 


Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Keyra


Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.