Pasuruan,- Mendekati Idul Adha, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Pasuruan mengerahkan petugas medis berkeliling memeriksa kondisi kesehatan kambing, Kamis (7/7/2022) pagi. Pemeriksaaan dilakukan di tiap lapak penjualan hewan korban di wilayah kota setempat.

Selain memeriksa kesehatan hewan qurban, petugas juga melakukan pengecekan perizinan lapak hewan qurban milik pedagang.

Dokter hewan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Pasuruan, drh. Huda Dwi Novanto mengatakan, hari ini pihaknya sudah mengecek sebanyak 21 lapak hewan qurban di wilayah Kota Pasuruan.

“Selain memeriksa kesehatan, kami juga melakukan pengecekan perizinan lapak hewan qurban,” katanya.

Menurutnya, seluruh lapak hewan qurban yang beroperasi di Kota Pasuruan wajib mendapatkan surat keterangan kesehatan hewan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.

“Semua lapak wajib memiliki surat keterangan kesehatan hewan untuk melaporkan berapa hewan yang diperjualbelikan, berapa yang layak dijual,” ujarnya.

Hewan ternak yang dinyatakan layak jual, imbuhnya, harus lolos pengecekan antemortem. Sehingga dapat diketahui apakah ternak memiliki penyakit bawaan atau penyakit menular seperti virus PMK.”Pengecekan antemortem merupakan pengecekan kondisi kesehatan hewan ternak sebelum dilakukan penyembelihan,” jelasnya.

Sejauh ini, dikatakan Huda, pihaknya tidak menemukan penyakit dengan gejala menular. “Tapi tadi kita menemukan kondisi ternak yang lemah karena perubahan musim. Itu nanti kita beri vitamin,” pungkasnya. (*)

 

Editor: Efendi Muhamad
Publisher: Zainul Hasan

Advertisement

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.