Kecewa Bentor Marak, Tukang Becak Wisata Merapat ke Gus Ipul-Mas Adi

GADINGREJO-PANTURA7.com, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menunjukkan kematangannya sebagai politisi ulung sekaligus pengayom masyarakat. Hal itu, ia buktikan seusai mengambil nomor urut pasangan calon (paslon), Kamis (24/9/2020) siang.

Bukannya kembali ke Posko Pemenangan di Jl. PB Sudirman Kota Pasuruan, Gus Ipul bersama Calon Wakil Walikota, Adi Wibowo, justru mendatangi para tukang becak wisata di kawasan alun – alun.

Dihadapan para tukang becak itu, Gus Ipul dan Adi Wibowo mengajak tim pemenangan yang ikut, bersila di jalan dan meminta kepada para tukang becak agar paslon yang diusung PKB, Golkar, PPP, PAN dan PKS itu, dido’akan.

“Do’akan saya bersama pasangan saya mas Adi ini untuk membawa Pasuruan lebih baik, ” pinta Gus Ipul, yang pernah menjabat Wakil Gubernur Jawa Timur ini.

Sebelum berlalu, Gus Ipul dan Adi Wibowo menyalami para tukang becak yang sedang menunggu penumpang satu persatu. “Saya minta dukungan sampeyan-sampeyan semua, jangan lupa tanggal 9, ingat nomor 1 ya,” tegasnya.

Strategi politik Gus Ipul tak sia-sia. Bak gayung bersambut, para tukang becak itu mengaku akan memilih Gus Ipul-Mas Adi saat pencoblosan kepala daerah berlangsung, tanggal 9 Desember 2020 nanti.

“Kami ingin maju, selama ini bukannya maju malah tambah mundur. Bentor sekarang berkeliaran lagi, tidak ada larangan. Padahal dulu sudah pernah dilarang,” kata Mohamad Hasyim, koordinator becak wisata religi Alun-alun.

Menurut dia, seharusnya becak motor (bentor) dilarang karena sudah ada perdanya. “Kenapa bentor gak dilarang? Kami kecewa dengan pemerintahan sekarang, oleh karenanya kami mendukung Gus Ipul dan Mas Adi,” tandasnya. (*)


Editor : Efendi Muhamad
Publisher : A. Zainullah FT


Baca Juga  Blarrrrr! Dua Rumah Milik Panitia Pilkades di Pasuruan Dilempari Bondet

Baca Juga

Partai Gerindra Bertemu PDI Perjuangan, Sepakat Usung Bunda Indah di Pilkada Lumajang 2024

Lumajang,- Pemilihan Presiden – Wakil Presiden, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) hingga Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) …