Menu

Mode Gelap
Unjuk Rasa Meluas, Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri dan Panglima TNI Bertindak Tegas Mahasiswa Jember Turun Jalan, Desak Presiden Prabowo Copot Kapolri Berawal dari Bakar Sampah, Warung di Kota Probolinggo Ludes Terbakar Begal Bersenjata Celurit Gasak Motor di Winongan Pasuruan Kabar Gembira! Probolinggo Segera Buka Rute Pelayaran Langsung ke Lombok Gerakan Solidaritas untuk Affan Kurniawan, Penegakan Keadilan hingga Salat Ghaib

Berita Pantura · 26 Mei 2020 08:29 WIB

Pasar Ikan Mayangan Tutup, Pedagang Berjualan di Luar


					Pasar Ikan Mayangan Tutup, Pedagang Berjualan di Luar Perbesar

MAYANGAN-PANTURA7.com. Sejumlah pedagang di Pasar Ikan Mayangan, Kota Probolinggo nekat berjualan kendati Pemerintah Kota Probolinggo masih menutup pasar selama tiga hari selama terkait lebaran. Mereka memilih membuka lapak di luar pasar daripada menganggur di rumah.

Kendati pembeli minim, pedagang tetap mengelar dagangannya di halaman luar di pasar. Sekitar 20 pedagang yang nekat buka, Selasa (26/5/2020). Mereka berjualan bandeng, tongkol, udang besar, kakap, hingga sayur-mayur dan aneka bumbu dapur.

Maimunah (49), pedagang ikan mengaku, nekat berjualan di luar pasar. “Alhamdulillah laku juga. Paling ramai ya pas puncaknya, yakni H-1 Lebaran lalu bisa dapat untung cukup,” ujarnya.

“Lebaran ini lebih sepi daripada lebaran tahun lalu. Banyak yang dari jauh tidak bisa pulang. Saudara banyak di luar kota, maklum situasi masih pandemi covid, jadi tidak bisa silaturahmi,” ujarnya.

Pedagang lainnya, Adi ( 35), juga nekat berjualan daripada di rumah sepi tidak ada pekerjaan.

“Yang beli juga tidak banyak. Kami memilih berjualan di luar pasar. Pembeli tidak masuk pasar karena pasar masih tutup, besok sudah normal lagi seperti biasa,” ujarnya.

Informasi yang didapat, Pasar Ikan Mayangan tutup selama tiga hari. Akses masuk ke pasar itu ditutup dengan pagar besi.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dipertahankan),Sudiman membenarkan, Pasar Ikan Mayangan baru dibuka Rabu besok (27/5/2020). Hal itu sudah disosialisasikan kepada seluruh pedagang beberapa waktu lal.

“Selain itu kami juga menginfokan kepada para pedagang agar tetap memakai masker, jaga jarak saat beraktivitas,” katanya via ponselnya. (*)


Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Muhammad Rizal


Artikel ini telah dibaca 112 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kebanjiran Order, Persewaan Baju Karnaval di Pasuruan Raup Puluhan Juta

24 Agustus 2025 - 17:18 WIB

Dari Dapur Nenek ke Meja Milenial, Makanan Tradisional yang Menyatukan Zaman

24 Agustus 2025 - 15:15 WIB

Target Luas Tanam Tembakau di Kabupaten Probolinggo Belum Tercapai

18 Agustus 2025 - 17:22 WIB

Harga Tembakau di Probolinggo Mulai Melonjak, Tembus Rp 66 Ribu/Kg

15 Agustus 2025 - 14:48 WIB

Klaim Kondisi Sedang Tidak Baik, Gudang Garam Paiton tak Jamin Beli Tembakau

14 Agustus 2025 - 18:53 WIB

Cegah Penimbunan, Satgas Pangan Sidak Produsen dan Agen Beras di Pasuruan

14 Agustus 2025 - 17:48 WIB

Momentum Kemerdekaan, Okupansi Hotel di Bromo Naik hingga 70 Persen

12 Agustus 2025 - 18:57 WIB

Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf, BWI Probolinggo Masifkan Sosialisasi

12 Agustus 2025 - 18:02 WIB

Penjual Bendera Musiman Marak, Namun Omset Kini Turun

8 Agustus 2025 - 18:10 WIB

Trending di Ekonomi