Pasuruan,- Di tengah kondisi peternak ayam petelur yang menghadapi tekanan akibat turunnya harga telur dan meningkatnya biaya pakan pabrikan, pelajar SMKN 1 Grati, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, mengembangkan pemanfaatan ganggang hijau dari kawasan Ranu Grati sebagai bahan pakan alternatif.
Inovasi tersebut dilakukan oleh pelajar jurusan Agribisnis Ternak Unggas yang melihat potensi ganggang hijau yang selama ini tumbuh melimpah dan dianggap sebagai tanaman pengganggu di kawasan perairan Ranu Grati.
Dalam prosesnya, ganggang hijau yang telah dipanen terlebih dahulu dijemur untuk menurunkan kadar air, kemudian digiling menjadi tepung.
Setelah itu, bahan tersebut difermentasi untuk menurunkan kandungan serat kasar agar lebih mudah dicerna oleh ayam.
Dalam penerapannya, tepung ganggang hijau hasil fermentasi dicampurkan sekitar 7,5 persen dari total pakan, dengan pemberian harian berkisar 120 hingga 125 gram per ekor.
Salah satu pelajar, Kurniawan Tri Yulianto, mengatakan ide tersebut berangkat dari upaya memanfaatkan potensi lokal yang belum dimanfaatkan secara optimal.
“Nah yang pertama karena di wilayah Grati ganggang hijau sangat melimpah dan belum dimanfaatkan. Kedua, ganggang hijau mengandung beta-karoten yang mampu meningkatkan kualitas internal dan eksternal telur,” ujarnya.

Sementara itu, Guru pendamping SMKN 1 Grati, Yu’la Diana, menjelaskan bahwa hasil uji coba menunjukkan adanya perbedaan pada kualitas telur dibandingkan dengan pakan tanpa campuran ganggang hijau.
Menurutnya, telur dari ayam yang diberi pakan tambahan tersebut cenderung memiliki bobot lebih berat, kerabang lebih tebal, serta warna kuning telur yang lebih pekat.
“Kami dari SMK Negeri 1 Grati jurusan peternakan unggas melakukan inovasi memanfaatkan tepung ini sebagai pakan alternatif tambahan yang mampu meningkatkan kualitas eksternal dan internal telur,” ujar,” kata Yu’la.
Inovasi ini diharapkan dapat menjadi alternatif pemanfaatan bahan pakan lokal, terutama dalam membantu efisiensi biaya produksi peternak ayam petelur di wilayah Kabupaten Pasuruan. (*)












