Lumajang,- Kecelakaan laut yang melibatkan perahu nelayan Tuan Muda di perairan selatan Kabupaten Lumajang, menyebabkan satu orang masih dalam pencarian.

Dalam laporan penanganan kejadian tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang mencatat kerugian material berupa satu unit perahu sepanjang sekitar 13 meter dengan taksiran nilai Rp 35 juta.

Kalaksa BPBD Lumajang Isnugroho, mengatakan Perahu Tuan Muda digunakan oleh tiga orang untuk melaut.

Diketahui, tiga orang yang dimaksud yakni Rizky Andi Dhermawan (33), Achmad Zaenal Abidin, dan Rahul Panji Dhermawan.

Setelah kecelakaan pada Kamis, 15 Oktober 2026, dua orang dilaporkan berhasil selamat, sedangkan Rizky dinyatakan hilang dan masuk dalam daftar pencarian.

“Perahu tersebut ditemukan di perairan selatan Parupa, Pandanwangi, Kabupaten Lumajang,” katanya, Senin (19/10/2026).

Pada Minggu, 18 Oktober 2026, pencarian terhadap Rizky juga dilakukan. Bahkan, melibatkan tim gabungan.

“BPBD Lumajang bersama Basarnas Kantor SAR Banyuwangi Pos SAR Jember melanjutkan penyisiran menggunakan perahu landing craft rubber (LCR),” tambahnya.

Sedangkan penyisiran dilakukan dari Pantai Dampar menuju perairan sekitar Pantai Watu Godek, muara Kaliglidik di Kecamatan Tempursari, hingga ke arah Pantai Watu Pecak, Desa Selok Awar-Awar.

“Tim juga melakukan penyisiran darat di sejumlah kawasan pesisir, termasuk Pantai Bambang, Pantai Parupa, dan Pantai Mbah Drajit,” jelasnya.

“Hingga operasi dihentikan pada pukul 16.00 WIB, Rizky belum ditemukan. Pencarian terus dilakukan hingga hari ini,” pungkasnya. (*)


Editor: Elha Hidayat

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.