Pasuruan,- Seorang mahasiswa asal Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, harus kehilangan sepeda motor Honda Beat bernopol N 5629 TDK setelah diduga dibawa kabur pria tak dikenal.

Peristiwa itu bermula saat korban dan temannya hendak pulang usai ngopi di sebuah warung.

Korban diketahui bernama Arif (20). Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (9/10/26) sekitar pukul 03.45 WIB, di kawasan Kecicang, Desa Ngerong, Kecamatan Gempol.

Berdasarkan keterangan Arif, saat itu ia bersama temannya, Galuh, sedang bersiap pulang setelah ngopi. Tak lama kemudian, seorang pria muda mengenakan kaus dan celana pendek menghampiri penjaga warung.

Pria tersebut meminta bantuan untuk diantarkan ke suatu tempat. Lantaran penjaga warung tidak membawa sepeda motor, ia kemudian meminta bantuan Arif atau Galuh untuk mengantar pria tersebut.

Tanpa menaruh curiga, Galuh akhirnya bersedia mengantarkan pria itu menggunakan sepeda motor milik Arif.

Namun, setibanya di kawasan Bringin, Desa Sumbersuko, Kecamatan Gempol, pria tersebut meminta Galuh turun dari sepeda motor. Pelaku kemudian meminjam kendaraan itu dengan alasan hendak mengambil uang di rumah keluarganya.

Galuh yang tidak menaruh kecurigaan lantas menyerahkan sepeda motor tersebut dan menunggu di lokasi.

Namun, setelah ditunggu selama kurang lebih dua jam, pria itu nyatanya tak kunjung kembali.

“Sekitar dua jam teman saya itu menunggu, mulai jam 4 sampai jam 6, namun tidak kembali,” kata Arif saat dimintai keterangan, Rabu (14/10/2026).

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan secara resmi ke Polsek Gempol. Kapolsek Gempol, Kompol Giadi Nugraha mengatakan, kasus dugaan pencurian sepeda motor itu masih dalam penyelidikan.

“Masih dalam lidik, Mas,” ujarnya saat dikonfirmasi. (*)


Editor: Elha Hidayat

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.