Probolinggo,— PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 9 Jember berencana melakukan perbaikan geometri jalan rel di dua perlintasan sebidang (JPL) di Kabupaten Probolinggo.
Perbaikan dilakukan setelah ditemukan penurunan jalur serta kondisi aspal yang retak dan bergelombang.
Dua perlintasan yang akan diperbaiki yakni JPL 13 di Desa Jorongan, Kecamatan Leces, dan JPL 32 di Desa Malasan Wetan, Kecamatan Tegalsiwalan.
Perbaikan dilakukan karena ditemukan sejumlah kondisi yang berpotensi mengganggu keandalan infrastruktur, mulai dari penurunan track, akumulasi material halus pada balas yang mengurangi fungsi drainase, hingga permukaan aspal yang retak dan bergelombang akibat beban kendaraan berat serta getaran dinamis.
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan perbaikan tersebut merupakan langkah preventif untuk menjaga keandalan infrastruktur perkeretaapian sekaligus meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan.
“Perbaikan ini merupakan langkah preventif untuk menjaga keandalan infrastruktur. Selain itu, upaya ini dilakukan agar perjalanan kereta api tetap aman serta memberikan kondisi perlintasan yang lebih aman dan selamat bagi masyarakat,” ujar Cahyo, Selasa (18/8/26).
Cahyo menjelaskan, khusus di JPL 13 akan digunakan teknologi baru berupa beton CLC dengan sistem modular dan knock down. Sistem tersebut memungkinkan beton dibongkar per segmen sehingga memudahkan proses pemeliharaan.
Teknologi beton tersebut dinilai mampu menahan beban statis maupun dinamis, serta memiliki koefisien gesek yang baik sehingga dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jalan.
Di JPL 13 dan JPL 32, KAI juga akan melakukan penggantian rel R54 sepanjang 13 meter, penggantian balas kricak sebanyak 21 meter kubik, serta perbaikan drainase.
“Selain itu, juga dilakukan pengaspalan di kedua JPL tersebut. Pengerjaan perbaikan akan dilakukan secara bertahap, mulai dari pemadatan hingga pengerjaan utama,” ucap Cahyo.
Pengerjaan di kedua perlintasan tersebut dilakukan pada waktu yang berbeda. Perbaikan JPL 13 dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 29 Agustus 2026. Sementara perbaikan JPL 32 dijadwalkan berlangsung pada 26 Agustus hingga 1 September 2026.
Pengerjaan dilakukan pada dini hari dengan penutupan total arus lalu lintas selama sekitar tiga jam, antara pukul 02.30-06.00 WIB.
“Saat penutupan bersamaan dengan pengerjaan, di JPL 13 kendaraan akan dialihkan ke jalur lain, salah satunya melalui tol. Sedangkan di JPL 32, truk dan bus akan disediakan tempat berhenti di beberapa lokasi. Selama pengerjaan, KAI sudah berkoordinasi dengan kepolisian dan pihak terkait,” ujar Cahyo.
KAI Daop 9 Jember mengimbau masyarakat mengantisipasi perubahan waktu tempuh, mematuhi rambu dan rekayasa lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas selama proses perbaikan berlangsung.
“Masyarakat juga tidak menerobos barikade atau memaksakan diri melintas di area pengerjaan perbaikan,” imbuh Cahyo. (*)












