Jember,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember mencatat peningkatan jumlah penumpang selama libur nasional Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.
Pada H-1 Tahun Baru Islam, Senin (15/6/26), total pergerakan penumpang di wilayah Daop 9 Jember mencapai 18.285 orang.
Jumlah tersebut terdiri dari 9.958 penumpang berangkat dan 9.838 penumpang tiba di berbagai stasiun.
Sementara pada hari H, Selasa (16/6/26), hingga pagi hari tercatat 21.085 pergerakan penumpang. Rinciannya, sebanyak 10.252 penumpang berangkat dan 10.833 penumpang datang di wilayah kerja Daop 9 Jember.
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena penjualan tiket untuk perjalanan siang hingga malam masih berlangsung.
“Jumlah pergerakan penumpang pada hari ini, Selasa, masih akan terus bertambah seiring dengan penjualan tiket yang masih berlangsung untuk kereta-kereta keberangkatan siang hingga malam hari,” kata Cahyo, Selasa (16/6/26).
Menurutnya, peningkatan jumlah penumpang dipengaruhi oleh libur Tahun Baru Islam yang dimanfaatkan masyarakat untuk pulang kampung, mengunjungi keluarga, maupun berwisata.
Selama periode libur ini, pergerakan penumpang didominasi perjalanan jarak pendek dan menengah yang memanfaatkan stasiun-stasiun antara.
Dari sisi okupansi, KA Pandanwangi relasi Jember–Banyuwangi PP menjadi kereta dengan jumlah penumpang tertinggi, mencapai 13.306 orang. Sementara KA Probowangi relasi Ketapang–Surabaya Gubeng PP melayani 6.415 penumpang. Kedua kereta tersebut mencatat tingkat keterisian hingga 100 persen pada 15-16 Juni 2026.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan prima agar perjalanan masyarakat dapat berlangsung aman, nyaman, dan tepat waktu. Seluruh fasilitas stasiun dan sarana kereta api telah kami pastikan dalam kondisi siap melayani pelanggan,” pungkas Cahyo. (*)












