Probolinggo,– Mendak Tirta menjadi salah satu ritual penting dalam rangkaian Upacara Yadnya Kasada di Gunung Bromo. Ritual ini berupa pengambilan air suci dari empat sumber mata air.

Umat Hindu Suku Tengger di Kabupaten Probolinggo melaksanakan ritual Mendak Tirta dengan mengambil air suci di Air Terjun Madakaripura, dengan jarak tempuh sekitar 42,4 kilometer.

Pada pelaksanaan Mendak Tirta tahun ini, Desa Ngadas, Kecamatan Sukapura, mendapat giliran bertugas mengambil air suci. Penugasan tersebut dilakukan secara bergilir setiap tahun di wilayah Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

Rombongan berangkat dari Kantor Kecamatan Sukapura menuju Air Terjun Madakaripura. Setibanya di lokasi, rombongan terlebih dahulu melaksanakan ritual di pura yang berada di dekat Arca Gajah Mada.

Selanjutnya, rombongan mengambil air suci dari tetesan Air Terjun Madakaripura yang dimasukkan ke dalam wadah khusus. Air suci kemudian dikumpulkan bersama air suci dari wilayah lainnya di Pura Agung Luhur Poten di Lautan Pasir Bromo.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Probolinggo, Bambang Suprapto mengatakan, pengambilan air suci merupakan salah satu rangkaian penting dalam Upacara Yadnya Kasada.

Air suci yang diambil, menurut Bambang, berasal dari empat sumber mata air yang wajib berada di empat wilayah berbeda. Selama ritual berlangsung, umat Hindu Tengger khusyuk menjalankannya.

“Untuk wilayah Kecamatan Sukapura, pengambilan air suci dilakukan di Madakaripura dan tahun ini yang mendapat tugas adalah Desa Ngadas secara bergilir,” jelas Bambang, Jum’at (29/5/26).

Nantinya, air suci yang telah dikumpulkan akan digunakan untuk menyucikan sarana dan prasarana yang dipakai dalam prosesi ritual Yadnya Kasada, yang berlangsung pada tanggal 31 Mei hingga 1 Juni 2026.

“Seluruh air suci yang dikumpulkan dari beberapa lokasi di empat wilayah hari ini juga dibawa dan dikumpulkan di Pura Luhur Poten,” imbuh Bambang.

Tokoh adat Desa Ngadas, Selamet mengaku bersyukur karena masyarakat Desa Ngadas kembali dipercaya menjalankan ritual Mendak Tirta dalam rangkaian Yadnya Kasada tahun ini.

“Harapan kami bersamaan dengan Upacara Yadnya Kasada, semoga ke depan umat Hindu Suku Tengger mendapatkan kesejahteraan, kemaslahatan, dan kesehatan,” tuturnya penuh  harap. (*)

Editor: Mohammad S

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.