Jember,- Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi B DPRD Jember yang berlangsung, Senin (11/5/26) lalu, mendadak menjadi sorotan publik usai potongan video dalam rapat beredar luas di media sosial (medsos).
Rapat tersebut membahas persoalan stunting di Kabupaten Jember dan dihadiri sejumlah pihak, mulai dari Dinas Kesehatan, BPJS Kesehatan hingga kepala puskesmas se-Kabupaten Jember.
Dalam forum itu, DPRD Jember menekankan agar penanganan stunting dilakukan secara objektif dan tidak dijadikan kepentingan politik tertentu.
Namun perhatian publik justru tertuju pada salah satu peserta rapat yang diduga bermain game Clash of Clans melalui telepon genggam saat rapat berlangsung.
Tak hanya itu, peserta rapat tersebut juga terlihat merokok di dalam ruang rapat berpendingin udara ketika pembahasan masih berjalan.
Video tersebut kemudian diunggah akun Instagram @pak_jitu dan @aslijembermat. Tak butuh waktu lama, rekaman itu viral dan menuai beragam komentar dari warganet.
Banyak netizen menilai tindakan tersebut tidak mencerminkan sikap profesional dalam agenda resmi pemerintahan, terlebih rapat membahas persoalan kesehatan anak dan penanganan stunting.
Akun Instagram @ophiedanzo menulis, “Rapat DPRD main game, Dinas Kesehatan sambil ngerokok. Dan kita ngasih gaji buat mereka.” kecamnya.
Komentar serupa juga disampaikan akun @Joddycaprinata. “Main game, ngerokok, digaji plus dapat tunjangan pula. Wow,” tulisnya di kolom komentar.
Sosok dalam video yang dikritisi netizen tak lain merupakan Syahri Fadil Muzakki, anggota DPRD Jember dari Fraksi Gerindra.
Meski namanya ramai disebut publik, hingga kini belum ada klarifikasi resmi yang disampaikan kepada media ini terkait video yang beredar tersebut. (*)













