Probolinggo,— Kebakaran hebat melanda kandang ayam potong milik Solehuddin di Desa Sukorejo, Dusun Krajan, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo, Kamis malam (7/5/2026).
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.14 WIB. Api diduga berasal dari korsleting listrik pada alat penghangat atau pengatur suhu kandang yang berada di dalam bangunan peternakan ayam milik warga setempat.
Kobaran api dengan cepat membesar dan melalap hampir seluruh area kandang. Material bangunan yang didominasi kayu serta instalasi listrik bertegangan tinggi membuat api sulit dikendalikan.
Mendapat laporan kejadian, petugas pemadam kebakaran (damkar) langsung bergerak menuju lokasi. Sebanyak tiga unit mobil damkar dikerahkan untuk melakukan penanganan.
Petugas gabungan dari Satpol PP Damkar, TNI, dan Polri tiba di lokasi sekitar pukul 20.40 WIB atau 26 menit setelah laporan pertama diterima.
Proses pemadaman berlangsung dramatis karena kobaran api sudah membesar dan membakar sebagian besar bangunan kandang semi permanen itu.
Petugas gabungan berjibaku melakukan pemadaman agar amukan si jago merah tidak merembet ke bangunan lain maupun permukiman warga di sekitar lokasi.
“Bibit ayam yang baru masuk di kandang kurang lebih 15.000 ekor,” kata Camat Kotaanyar, Hari Pribadi.
Seluruh bibit ayam dipastikan tidak dapat diselamatkan akibat kobaran api yang terlalu cepat membesar. Selain itu, sejumlah peralatan kandang dan instalasi listrik juga ikut hangus terbakar.
Meski tidak sampai menimbulkan korban jiwa, nilai kerugian akibat musibah kebakaran tersebut ditaksir sangat fantastis.
“Tidak ada korban jiwa dan perkiraan kerugian sekitar Rp1,5 miliar,” imbuh Hari.
Kerugian tersebut meliputi bangunan kandang ayam, instalasi listrik, alat penghangat kandang, hingga ribuan bibit ayam potong yang baru ditempatkan di lokasi peternakan. (*)













