Probolinggo– Sebanyak 312 jemaah calon haji asal Kota Probolinggo, Rabu pagi (22/4/2026), berangkat menuju Tanah Suci Makkah. Para jemaah diimbau menjaga kesehatan selama beribadah selama satu bulan kedepan.
Sebelum dilepas, 312 calon jemaah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 5 Embarkasi Surabaya, mengikuti prosesi pelepasan yang dihadiri Forkopimda Kota Probolinggo di Gedung Puri Manggala Bhakti, Kota Probolinggo.
Dalam sambutannya, Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, mengatakan bahwa ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang prima. Oleh karena itu, para calon jemaah diminta menjaga kesehatan selama berada di Tanah Suci.
Ia juga mengingatkan pentingnya istirahat yang cukup, makan tepat waktu, serta mengonsumsi obat sesuai jadwal agar ibadah yang dijalankan berjalan lancar.
“Selain sebagai wali kota, saya juga seorang dokter. Saya berpesan agar jemaah menjaga kesehatan. Selama di Tanah Suci, tidak perlu melakukan kegiatan yang tidak penting. Jika ada waktu luang, manfaatkan untuk beristirahat,” pesan Wali Kota.
Pelepasan diawali saat seluruh jemaah calon haji bersalaman dengan Forkopimda Kota Probolinggo. Lalu dilanjutkan naik bus yang akan mengantar jamaah ke Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.
Sebanyak delapan bus yang mengangkut 312 jemaah diberangkatkan dengan diawali pengumandangan azan dan ikamah. Wali Kota Probolinggo secara simbolis lalu melepas keberangkatan dengan mengibarkan bendera.
Tangis haru baik sari keluarga ataupun tetangga yang ikut mengantarkan mengiringi keberangkatan 8 bus dari kantor Pemkot Probolinggo menuju asrama haji Sukolilo.
“Harapan saya, karena menjadi tamu di negara lain, para jemaah harus menjaga nama baik Kota Probolinggo. Jangan sampai dokumen yang dibawa hilang, serta semoga menjadi haji yang mabrur,” imbuhnya.
Diketahui, dari 312 jemaah calon haji tersebut, jemaah termuda berusia 15 tahun, sedangkan yang tertua berusia 80 tahun.
Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Probolinggo, Didik Hernadi menyebut, setelah tiba di Asrama Haji Sukolilo, para jemaah akan menginap selama satu malam sebelum diberangkatkan ke Makkah, Kamis, pukul 13.40 WIB.
“Kami di Kementerian Haji dan Umrah telah melakukan mitigasi dan persiapan. Harapan kami, jamaah dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah dan menjadi haji yang mabrur,” tutur Didik Hernadi.
Pasangan suami istri calon jemaah haji asal Kanigaran, Holili dan Siti Aisyah, mengaku bersyukur karena tahun ini dapat berangkat ke Tanah Suci setelah sebelumnya tertunda akibat pandemi COVID-19.
“Sebelum berangkat, saya dan istri telah mempersiapkan segala sesuatu, mulai dari mental, fisik hingga kesehatan. Alhamdulillah, tahun ini kami bisa berangkat,” tuturnya. (*)













