Probolinggo,– Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo terus berupaya menarik minat investor dengan menyiapkan kawasan peruntukan industri. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan nilai investasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin saat menghadiri Forum Investasi Strategis di Gedung Comand Center Kota Probolinggo, Selasa (14/4/26).
Ia mengatakan, upaya tersebut merupakan bagian dari mewujudkan visi pembangunan jangka panjang 2025–2045, yang menargetkan Probolinggo menjadi kota logistik yang tangguh, maju, dan berkelanjutan.
“Pemerintah Kota Probolinggo telah mempersiapkan kawasan strategis, di antaranya area khusus industri seluas 321 hektare, serta merancang pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang diberi nama Bromo Integrated Economic City,” ujar dr. Aminuddin.
Ia menegaskan, pihaknya berkomitmen memberikan kemudahan perizinan serta menciptakan iklim investasi yang aman, nyaman dan kondusif bagi para investor.
Kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2024 ini juga menyebutkan, terdapat sejumlah sektor potensial untuk investasi di Kota Probolinggo, mulai dari sektor pertanian, energi, hingga logistik.
Selain itu, peluang investasi juga terbuka di bidang energi baru terbarukan, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), serta pengembangan industri hasil pertanian dan pergudangan logistik.
“Kami akan terus mendukung dan memfasilitasi agar potensi investasi dapat terealisasi serta memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Probolinggo,” sampainya. (*)












