Probolinggo,- Sejumlah truk pengangkut material batu dan pasir tanpa penutup terpal, ditemukan banyak melintas di jalur Besuk – Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, dalam beberapa pekan terakhir.
Kendaraan bak terbuka tersebut diduga mengangkut material dari kawasan tambang yang berada di wilayah Kecamatan Besuk dan Pakuniran.
Kasatlantas Polres Probolinggo AKP Safiq Jundhira melalui KBO (Kaur Bin Ops) Satlantas Polres Probolinggo Iptu Sugeng S menyatakan, pihaknya sudah mendapat laporan dari masyarakat perihal fenomena itu.
“Kami segera menindaklanjuti aduan masyarakat dengan memberikan pemberitahuan serta sosialisasi kepada pemilik dan pengemudi truk,” kata Iptu Sugeng, Senin (9/3/2026).
Menurut Sugeng, kendaraan angkutan yang membawa material tanpa terpal berpotensi menimbulkan gangguan bagi pengguna jalan maupun masyarakat di sekitar jalur yang dilalui.
Selain berisiko menimbulkan debu, material yang tidak tertutup juga berpotensi jatuh ke badan jalan dan membahayakan pengendara lain yang melintas.
Karena itu, Satlantas Polres Probolinggo, sambungnya, berencana melakukan langkah pembinaan terlebih dahulu kepada para pengemudi maupun pemilik kendaraan agar aktivitas pengangkutan material tetap memperhatikan keselamatan lalu lintas.
“Truk muatan material yang tidak ada terpalnya memang mengganggu. Nanti akan kita kasih pemberitahuan dan sosialisasi kepada pemilik serta sopir truknya, supaya ke depannya bisa berjalan tanpa berdampak ke masyarakat,” janji Iptu Sugeng.
Selain persoalan penutup muatan, di lapangan juga banyak ditemukan truk material yang terlihat tidak dilengkapi pelat nomor kendaraan.
Kondisi tersebut amat disayangkan karena setiap kendaraan yang beroperasi di jalan raya, sejatinya wajib memenuhi ketentuan administrasi kendaraan bermotor, termasuk pelat nomor kendaraan.
Menanggapi temuan tersebut, Iptu Sugeng mengaku pihaknya akan melakukan penertiban bersama pihak terkait guna memastikan kendaraan yang beroperasi di jalan raya telah memenuhi aturan administrasi serta standar keselamatan lalu lintas.
“Ya nanti kita tertibkan lagi bersama pihak terkait untuk kejelasannya,” tambahnya.
Terkait kemungkinan dilakukannya operasi lalu lintas khusus di wilayah Besuk dan Pakuniran, Iptu Sugeng menjelaskan bahwa untuk sementara tidak ada agenda operasi khusus.
Meski demikian, pihaknya memastikan tetap akan melakukan penertiban terhadap kendaraan yang tidak memenuhi ketentuan tanpa pandang bulu.
“Kalau operasinya tidak ada, tapi nanti tetap kita tertibkan kendaraan-kendaraan yang dimaksud tersebut,” Iptu Sugeng memungkasi. (*)













