Menu

Mode Gelap
Partai Gerindra Tunjuk Rusdi Sutejo jadi Bacabup di Pilkada Pasuruan Korban Pembacokan di Tongas Bantah Goda Istri Pelaku SD Negeri di Lumajang Kekurangan Murid, Kok Bisa? KPU Gunakan PKPU 8 Tahun 2024 untuk Pilkada Kabupaten Probolinggo Stok Menipis, Harga Cabai Rawit di Kota Probolinggo Tembus Rp100 Ribu Kapok! Dua Spesialis Maling Pikap di Pasuruan Diringkus Polisi

Politik · 16 Sep 2023 08:17 WIB

Jelang Pemilu 2024, GM FKPPI Wajib Netral dan Hindari Politik Partisan


					Foto: Ketua Dewan Pertimbangan Pusat GM FKPPI Periode 2019-2024 sekaligus Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Basarah. Perbesar

Foto: Ketua Dewan Pertimbangan Pusat GM FKPPI Periode 2019-2024 sekaligus Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Basarah.

Surabaya,- Organisasi masyarakat Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI/Polri atau GM FKPPI telah berusia 45 tahun. Di usia yang tergolong matang, GM FKPPI diharapkan terus mengabdi pada bangsa dan negara.

Ketua Dewan Pertimbangan Pusat GM FKPPI Periode 2019-2024 sekaligus Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Basarah meminta di tahun politik ini kader ataupun anggota GM FKPPI untuk terlibat aktif dalam menjaga kondusifitas keamanan dan bersikap netral pada Pemilihan Umum 2024 mendatang.

“GM FKPPI juga mempunyai hak politik namun Politik GM FKPPI bukan politik primodial apalagi politik sektarian karena kita menolak politik identitas. Politik GM FKPPI juga bukan politik golongan apalagi politik partisan karena kita bukan milik satu golongan atau partai politik tertentu. Akan tetapi politik GM FKPPI adalah politik negara sebagaimana garis-garis politik TNI/Polri yang tegak lurus untuk negara,” kata Basarah, Jumat, 15 September 2023.

Basarah mengatakan, GM FKPPI telah melahirkan kader yang memiliki potensi luar biasa pada bidang masing-masing dan berkiprah di bidang yang lainnya baik bidang pemerintahan, dunia usaha perguruan tinggi dan lain-lain.

Katanya, Kader GM FKPPI harus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas kaderisasi agar bisa memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.

“Ini perlu saya tekankan karena posisi ideologis dan politik GM FKPPI sama dengan politik TNI/Polri yakni tegak lurus pada politik negara. Dan kepada negara yang dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia sebagai panglima tertinggi,” ujar Basarah.

Basarah menegaskan, GM FKPPI adalah organisasi yang menjadi anak kandung TNI/Polri. Baik anak kandung biologis maupun anak kandung ideologis. GM FKPPI secara organisasi tidak tergabung dalam organisasi politik tertentu. Karena kader GM FKPPI banyak yang mengabdi pada sejumlah partai politik.

“Jati diri politik GM FKPPI ini harus kita pegang teguh dan karena politik kebangsaan harus kita teguh. GM FKPPI harus menjadi perekat bangsa terutama dari politik devide et impera atau politik pecah belah yang biasanya datang pada momen-momen menjelang Pemilu. Seperti yang sekarang sedang berjalan tahapan-tahapan pemilunya,” tuturnya.

Basarah berpesan kader GM FKPPI yang berada di perahu partai politik yang berbeda tidak boleh terpecah belah. Apalagi ikut ambil bagian memperkeruh situasi yang dapat menimbulkan perpecahan antar elemen bangsa.

Menurut politisi PDI Perjuangan itu, keberadaan kader GM FKPPI di sejumlah partai politik justru harus menjadi penjaga, perajut dan tali persaudaraan sesama anak bangsa. GM FKPPI harus ikut berpartisipasi dalam agenda bangsa agar Pemilu berjalan jujur adil aman dan damai.

Selain itu, agar dapat melahirkan pemimpin bangsa baik di lembaga eksekutif maupun legislatif yang benar-benar menjadi pemimpin sejati bangsa Indonesia.

“Yakni menjadi pemimpin yang mampu menjaga situasi kebatinan bangsa Indonesia yang majemuk. Pemimpin sejati bangsa Indonesia adalah tokoh yang tahu bagaimana caranya menjadi Indonesia,” beber Basarah.

“Pancasila sebagai ideologi yang dapat bekerja di tengah bangsanya sendiri agar tujuan menciptakan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dapat terwujud,” ia memungkasi. (*)

 

 

Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Moh. Rochim

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Partai Gerindra Tunjuk Rusdi Sutejo jadi Bacabup di Pilkada Pasuruan

23 Juli 2024 - 22:51 WIB

KPU Gunakan PKPU 8 Tahun 2024 untuk Pilkada Kabupaten Probolinggo

23 Juli 2024 - 20:13 WIB

Jalan Sehat di Krejengan, Gus Haris – Ra Fahmi Ajak Warga Biasakan Pola Hidup Sehat

21 Juli 2024 - 11:46 WIB

Cak Thoriq Godok 3 Nama Bacawabup, Siapa Saja?

19 Juli 2024 - 21:08 WIB

Melihat Kembali Kebersamaan Cak Thoriq – Bunda Indah; Dulu Bak Menara Kembar, Kini Hambar

19 Juli 2024 - 14:18 WIB

Trending di Politik